Teroris MIT Kian Terjepit, Pasukan Sisa 9 Orang Saja

Rabu, 03 Maret 2021 – 01:06 WIB

Teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT)

Teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT)

JAKARTA, REQnews - Anggota pasukan teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso, Sulawesi Tengah kondisinya benar-benar sudah semakin terjepit dengan jumlah anggota yang berkurang terus-menerus.

Terbaru, setelah dua anggota mereka tewas dalam baku tembak dengan Satgas Madago Raya pada Senin 1 Maret 2021 lalu, maka MIT tercatat hanya diisi oleh 9 orang tersisa saja, termasuk sang pimpinan Ali Kalora.

Kedua teroris yang tewas adalah Samir alias Alfin asal Banten, dan Irul, yang diketahui merupakan menantu dari mantan bos MIT, Santoso.

Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Abdul Rakhman Baso berkata, tidak ada penambahan dari jumlah DPO anggota MIT Poso. Jumlah mereka kini sembilan orang saja.

Abdul Rakhman Baso menjelaskan, DPO MIT Poso yang sebelumnya berjumlah 11 orang itu, terbagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok berjumlah tujuh orang, dan satu kelompok lagi berjumlah empat orang.

Kelompok yang berjumlah empat orang inilah terlibat kontak tembak dengan tim Satuan Tugas Madago Raya, gabungan TNI/Polri.

"Terbagi dua kelompok, satu kelompok yang terdiri dari empat orang dipimpin Ali Kalora, dan satu kelompok lagi tujuh orang," kata Irjen Rakhman, Selasa 2 Maret.

Jumlah mereka kemungkinan akan berkurang lagi, jika benar Ali Kalora juga ikut tertembak dalam kontak senjata tersebut. Bila Ali tewas, maka dipastikan MIT akan mengalami kekosongan kepemimpinan.