Ridwan Kamil Umumkan Warga Karawang Terpapar Varian Baru Covid-19, Masyarakat Diminta Tidak Panik

Rabu, 03 Maret 2021 – 11:33 WIB

Ridwan Kamil (Foto:Istimewa)

Ridwan Kamil (Foto:Istimewa)

BANDUNG, REQNews - Varian baru virus Covid -19 yang pertama kali ditemukan di Inggris telah masuk Indonesia. Terditeksi dua warga di Kabupaten Karawang terpapar virus Covid-19 jenis baru itu.

Mengenai terpaparnya warga Karawang ini langsung diumumkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Gubernur meminta masyarakat tidak panik atas temuan tesebut. "Kami sudah lakukan pelacakan, varian baru (B117) sudah masuk ke Karawang," kata Ridwan Kamil di sela sela acara penyuntikan uji klinis tahap 2 d di Gedung Pendidikan Kedokteran Unpad, Jalan Eijkman, Kota Bandung, Rabu (3/3/2021).

Kendati begitu, dia meminta mayarakat jangan panik atas temuan virus baru tersebut. Karena, virus corona sendiri tercatat terus mengalami mutasi. Namun, apakah mutasi kali ini akan berbeda dnegan sebelumnya. Pihaknya, saat ini sedang bergerak cepat meneliti dan mencari informasi terkait varian baru virus tersbeut.

"Kami minta tim untuk teliti, termasuk dari Unpad. Kami harus bagaimana. Sehingga kami bisa rapons dengan cara terukur. Apakah tetap mengunakan 3 M atau seperti apa," kata Ridwan Kamil.

Sebelumnya Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono Dalam kegiatan refleksi satu tahun Pandemi Corona yang disiarkan Youtube Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN), mengungkapkan sudah ditemukan dua kasus varian baru virus Corona-19.

"Tadi malam saya mendapatkan informasi bahwa tepatnya dalam satu tahun (penemuan Covid) hari ini, kita menemukan mutasi G117 UK mutation di Indonesia. Baru tadi malam ditemukan dua kasus," kata Dante, Selasa, 2 Maret 2021.

Dante menjelaskan dengan ditemukannya dua kasus baru tersebut, tingkat kesulitan negara dalam menghadapi pandemi akan semakin berat. Sehingga akan menjadi tantangan baru bagi bangsa.

"Refleksi itu akan membuat tantangan baru kita ke depan untuk lebih mengembangkan proses-proses yang berkaitan dengan riset yang semakin cepat, model-model penanganan yang lebih baik dan studi-studi epidemiologis secara analitik, karena proses mutasi ini sudah ada di sekitar kita," kata Dante