IDI Tak Setuju Piala Menpora 2021 Digelar, Respon Mantan Pemain Timnas Ini Galak Banget

Kamis, 04 Maret 2021 – 03:03 WIB

Pemain PSM Makassar yang juga mantan pemain Tim Nasional Indonesia, Zulkifli Syukur

Pemain PSM Makassar yang juga mantan pemain Tim Nasional Indonesia, Zulkifli Syukur

JAKARTA, REQnews - Polri telah memberi izin turnamen Piala Menpora 2021 yang direncanakan akan berlangsung pada bulan Maret mendatang.

Ajang yang digelar dalam masa pandemi ini, dilaksanakn dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Artinya, turnamen digelar tanpa adanya penonton.

Namun, hal tersebut tetap mendapat kritikan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang menganggap bahwa hal ini berlawanan dengan dengan program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Karena itu, pemerintah membuat program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), PPKM, PPKM mikro yang tujuannya mencegah kerumunan,” ujar Ketua Satgas Covid-19 IDI, Zubairi Djoerban, Rabu, 3 Maret 2021.

Jika saat ini turnamen Piala Menpora 2021 dilakukan, menurutnya impelementasinya tidak sesuai dengan tujuan kebijakan pemerintah terkait program menekan penyebaran corona melalui PSBB atau PPKM. "Apa tidak sebaiknya Indonesia juga menunggu positivity rate di bawah 10 persen dulu?"

Menanggapi hal ini, pemain sepak bola PSM Makassar yang juga mantan pemain Tim Nasional Indonesia, Zulkifli Syukur, memberikan pernyataan keras.

Zulkifli mengirimkan pesan kepada pihak IDI melalui Instagram pribadinya. Bahkan, pemain yang posisinya sebagai bek sayap ini tak segan melemparkan kritik kepada IDI.

“Salam sejahtera buat seluruh dokter Indonesia. Boleh kalian kecewa atas diberikannya izin terhadap Piala Menpora. Tapi ke mana kalian semua pada saat Pilkada diadakan?” tulis Zulkifli Syukur.

“Jadi dalam hal ini coba kalian cermat dalam memberi kritik. Atau kalian takut dengan pemerintah? Jadi kalian takut mengkritik soal Pilkada,” imbuhya.

Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, juga memberikan tanggapan. Menurut eks pelatih Persipura Jayapura dan Persija Jakarta ini, bahwa dapat bermain sepakbola di tengah pandemi adalah sebuah anugerah.

Menurut pelatih yang memiliki 2 gelar Liga Indonesia tersebut menganggap penangguhan kompetisi sepakbola sama saja mematikan roda kehidupan orang-orang yang terkait.

"Bisa bermain sepakbola lagi itu sebuah anugerah untuk kita semua. Satu tahun loh kita tidak beraktivitas," ujar pelatih yang akrab disapa RD. "Sama seperti profesi lain, sama dengan dokter, insinyur, atau profesi-profesi lainnya. Semuanya punya tujaun profesionalismenya masing-masing."

Ditambahkannya, bahwa sudah banyak tawaran solusi untuk melangsungkan kompetisi secara aman. Pelatih 54 tahun juga menganggap tiap orang sudah menyadari apa yang harus dilakukan di tengah kondisi seperti ini.

“Saya rasa tidak perlu ada yang dikhawatirkan selama kita mematuhi protokol kesehatan dan toh kompetisi ini berlangsung tanpa penonton,” imbuh pelatih kelahiran Lampung.

“Jadi, kerumunan yang mungkin dikhawatirkan saya yakin tidak akan terjadi karena semua semakin menyadari, masyarakat semakin dewasa,” pungkasnya.

Turnamen Piala Menpora 2021 ini sendiri direncanakan bergulir pada 21 Maret hingga 25 April 2021.