IFBC Banner

Alasan Algojo Bantai Pasutri di Giriloka BSD Ngeri Banget, Kapak Berdarah Jadi Saksi

Minggu, 14 Maret 2021 – 22:33 WIB

Ilustrasi Pembunuhan (Foto: Istimewa)

Ilustrasi Pembunuhan (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews -  Pelaku pembunuhan yang menewaskan pasangan suami-istri (pasutri) berinisial KEN (85) dan NS (33) di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) akhirnya berhasil ditangkap. 

"Sudah berhasil ditangkap," kata Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin Minggu 14 Maret 2021.

Polisi juga turut menyita sejumlah barang bukti antara lain satu buah kampak, satu buah arloji, dua buah cincin, dua unit ponsel, fotokopi kartu keluarga, serta sepucuk benda mirip senjata api yang merupakan korek api.

Adapun pelaku berinisial WA (22) tersebut diduga membunuh majikannya karena sakit hati lantaran selama bekerja menjadi kuli sering diperlakukan kasar. 

"Tersangka merasa sakit hati karena sering dihina dengan kata-kata kasar," kata Iman kepada wartawan, Minggu (14/3/2021).

Pelaku diketahui merupakan kuli bangunan yang bekerja merenovasi rumah korban sejak 22 Februari hingga 8 Maret 2021.

"Pelaku sering ditunjuk-tunjuk dengan menggunakan kaki oleh korban 1 (NS) dan ditampar sebanyak 2 kali oleh korban 2 (KEN)," ucapnya

Korban KEN diketahui merupakan seorang warga negara asing (WNA) asal Jerman. KEN ditemukan dalam keadaan meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) sedangkan istrinya NS meninggal setelah dibawa ke Rumah Sakit Medika BSD.

Kejadiaan nahas tersebut terjadi pada Jumat 12 Maret lalu sekitar pukul 22.00 WIB di daerah Serpong, Tangerang Selatan.

Pada malam itu, asisten rumah tangga korban mendengar suara keributan yang berasal dari kamar majikannya. Dikarenakan takut, saksi lantas keluar melalui pintu samping.

Namun saat saksi hendak pergi, dia mendengar majikannya, korban berinisial NS, berteriak. Saat berhasil keluar dari rumah tersebut tidak lama berselang, pelaku juga ke luar rumah dengan cara melompati pagar.

"Ketika saksi pergi, saksi mendengar majikannya saudari NS berteriak 'mau diapain aing' sebanyak dua kali," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus Sabtu 13 Maret 2021.

Saksi lantas mencari bantuan ke tempat tinggal tukang kayu yang bekerja di komplek. Saat kembali ke rumah, ia melihat kedua majikannya sudah dalam keadaan bersimbah darah.