Menkes: Jangan Jadi Superman Usai Divaksin, Patuhi Prokes!

Rabu, 17 Maret 2021 – 20:32 WIB

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin (Foto: Istimewa)

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa seseorang yang sudah divaksinasi masih bisa tertular virus Covid-19. Ia juga menegaskan meski sudah divaksin, orang tak akan berubah jadi superhero dan kebal dari virus berbahaya.

"Lalu yang terjadi adalah apakah masih bisa tertular? Masih. Kita enggak tiba-tiba jadi Superman yang semua virus enggak bisa infeksi kita, termasuk Covid-19," ujar Budi melalui rekaman suara Setwapres di Rumah Dinas Wapres, Jakarta, Rabu 17 Maret 2021.

Menurutnya, kekebalan tubuh manusia baru akan terbentuk optimal selang 28 hari setelah menerima vaksinasi Covid-19 dosis kedua. Untuk itu, menghimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan, meski saudah divaksinasi.

"Kalau habis disuntik jangan seperti Superman, jalan-jalan ke mana-mana enggak pakai masker. Kekebalan optimal dari antibodi kita di hari 28 sesudah vaksin kedua," katanya.

Vaksinasi, kata Budi, sangat penting dilakukan untuk membentuk antibodi. Karena, antibodi tersebut berguna untuk melawan apabila tertular virus.

"Mudah-mudahan kalau kita terkena virusnya lebih cepat hilangnya, lebih cepat matinya, sehingga kita ga masuk ke Rumah Sakit. Kalau masuk Rumah Sakit pun enggak dirawat lama, karena memang antibodi kita udah ada," lanjutnya.

Kini, program vaksinasi nasional Covid-19 sudah dijalankan. Pemerintah menargetkan sekitar 188 juta penduduk akan divaksin, itu untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity).