Video Pemukulan Dilakukan Aparat, Polri Akui Anggotanya Tak Sesuai SOP

Minggu, 26 Mei 2019 – 10:30 WIB

(foto:istimewa)

(foto:istimewa)

JAKARTA, REQNews - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memberikan keterangan resmi mengenai video viral yang menunjukkan sekelompok oknum Polisi yang sedang melakukan kekerasan terhadap pemuda yang diamankan terkait Aksi 22 Mei di depan masjid.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, pemuda yang sedang ditindak aparat tersebut adalah tersangka perusuh bernama Andri Bibir alias A.

"Andri Bibir Berperan mengumpulkan batu untuk melempar petugas dan membawa 2 jerigen air, yang fungsinya untuk mencuci mata apabila temannya terkena gas air mata yang ditembakkan aparat kepolisian," jelas Dedi dalam jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Sabtu (25/5/2019).

Lokasi kejadian dalam video tersebut adalah di depan Masjid Al huda Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang terjadi pada Kamis (23/5/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Dedi mengakui tindakan yang dilakukan anggotanya tidak sesuai dengan standar operasi prosedur (SOP). Ia juga menyebut akan menindak tegas anggota yang terlibat dalam pemukulan itu.

"Mabes Polri sudah menurunkan Propam. Propam nantinya akan bekerja meminta keterangan dari saksi-saksi termasuk pelaku kerusuhannya," sebut Dedi.

“Polri akan profesional, dan akan mengambil tindakan tegas kepada anggota kami, yang bekerja tidak sesuai dengan SOP,” tandasnya.

Dalam jumpa pers itu, pihak kepolisian juga menghadirkan Andri untuk memberikan keterangan. Andri mengaku bahwa yang ada dalam video tersebut adalah dirinya. Bahkan, ia juga mengakui terlibat dalam kerusuhan. (nls)