Kejagung Nyatakan Mobil Mewah Tersangka Asabri Bisa Dilelang, Tapi Ini Kendalanya

Jumat, 19 Maret 2021 – 05:05 WIB

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Ali Mukartono

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Ali Mukartono

JAKARTA, REQnews - Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Ali Mukartono, menanggapi saran Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Bonyamin Saiman, agar melelang mobil-mobil mewah milik para tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asabri.

Menurutnya, mobil mewah itu dapat dilakukan saat penyidikan masih berlangsung. Tapi mereka masih mengumpulkan aset-aset para tersangka untuk mengembalikan kerugian keuangan negara dari kasus Asabri tersebut. "Kan kekurangannya masih banyak tadi, masih dicarikan untuk angka yang pernah disebutkan itu kan belum nyampe kesitu kita masih cari, kalau satu dilelang, satu dilelang, nanti proseduralnya malah lama," kata Ali, Kamis, 18 Maret 2021.

Kasus PT Asabri ini merugikan keuangan negara sebesar Rp23,73 triliun. Kerugian negara di kasus ini jauh lebih besar dari kasus Jiwasraya.

Mobil mewah yang disita oleh penyidik, yakni tiga unit mobil mewah milik tersangka Jimmy Sutopo berupa, Rolls Royce Phantom Coupe warna hitam nomor polisi B 7 EIR, Mercedes Bens type M-AMG S63 CPAT (C217CBU) dan satu Nissan Teana warna hitam nomor polisi B 1940 SAJ. Mobil mewah lainnya Ferrari milik tersangka Heru Hidayat.