Bakal Ada Tersangka Baru dalam Skandal Asabri

Jumat, 19 Maret 2021 – 14:00 WIB

gambar ilustrasi

gambar ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah mengatakan, masih terus mengusut kasus dugaan korupsi di PT Asabri yang telah menjerat 9 tersangka, baik dari internal Asabri maupun dari pihak swasta.

Bahkan menurutnya, tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru dalam skandal ini. "Tidak tertutup kemungkinan ada penambahan tersangka lain, termasuk korporasi, tetapi ini kita lihat nanti pengembangan setelah selesai nanti proses pelimpahannya," katanya kepada wartawan di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat, 19 Maret 2021.

Dijelaskan Febrie, pihaknya saat ini masih berfokus pada pemberkasan terhadap sembilan tersangka yang telah ditahan. Penyidik, kata Febrie, masih memiliki waktu 2 bulan ke depan untuk menyelesaikan pemberkasan untuk dilimpahkan ke pengadilan.

"Yang jelas sekarang, penyidik ini konsentrasi untuk penyelesaian pemberkasan terhadap 9 tersangka yang sudah dilakukan penahanan minus dua, Benny Tjokro dan Heru Hidayat, karena sudah ditahan duluan kan, tetapi yang kita kejar yang 7 ini," ungkapnya.

Dalam kasus ini, terdapat dua terdakwa Jiwasraya yang kini juga menjadi tersangka PT Asabri. Keduanya adalah Komisaris PT Hanson International Benny Tjokrosaputro (Benny Tjokro) dan Presiden PT Trada Alam Minera Heru Hidayat.

Kejagung mengungkap total kerugian keuangan negara akibat kasus PT Asabri sebanyak Rp 23,7 triliun. Hasil ini diperoleh dari perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).