Cabe-cabean, Jangan Main Hp dan Bonceng Tiga di Jalanan! Melanggar, Polisi Bakal Kasih Kado Ini

Rabu, 24 Maret 2021 – 12:52 WIB

Ilustrasi menyetir sambil main handphone (Foto: Istimewa)

Ilustrasi menyetir sambil main handphone (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Penerapan tilang elektronik atau Elektronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mulai berlaku pada Selasa 23 Maret 2021 di 12 wilayah kepolisian daerah di Indonesia.

Proses penegakan hukum ini pun bakal mengincar kalian para 'cabe-cabean' atau ABG yang hobi main hp dan boncengan bertiga dalam berkendara. So, agar tak dikenai sanksi denda dan kurungan, kalian wajib tahu 10 jenis pelanggaran lalu lintas yang bisa ditindak dalam tilang elektronik:

1. Pelanggaran marka jalan

2. Melanggar traffic light

3. Pelanggaran menggunakan ponsel saat berkendara

4. Pelanggaran ganjil genap

5. Tidak menggunakan helm

6. Berkendara melawan arus

7. Pelanggaran pembatasan jenis kendaraan tertentu

8. Pelanggaran keabsahan STNK

9. Tidak menggunakan sabuk pengaman

10. Berboncengan lebih dari tiga orang

Selain mendeteksi pelanggaran lalu lintas, sistem tilang elektronik juga dapat menjadi pendukung bukti kasus kecelakaan dan tidak kriminalitas di jalan raya dengan menggunakan teknologi face recognition yang sudah ada di sistem ETLE.

Menurut Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, penerapan tilang elektronik merupakan upaya kepolisian mendorong penegakan hukum secara transparan. Mantan ajudan Presiden Jokowi ini juga berharap sistem tilang dapat mencegah penyalahgunaan wewenang sekaligus pemanfaatan teknologi informasi.

"Program ETLE adalah bagian dari kami untuk melakukan penegakan hukum dengan memanfaatkan teknologi informasi. Kita terus memperbaiki sistem sehingga ke depan penegakan hukum kepolsiian, khususnya lalu lintas di jalan, tidak perlu berinteraksi langsung dengan masyarakat," kata Kapolri Selasa 23 Maret 2021.

Mantan Kabareskrim ini juga mengatakan bahwa penerapan tilang elektronik bertujuan meningkatkan keamanan dan keselamatan masyarakat di jalan raya. "Ini adalah bagian dari upaya kita untuk meningkat program keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas," ucap Listyo Sigit.