Fajar Umbara, Sutradara Terkenal Ini Dilaporkan Istri Kasus KDRT

Rabu, 07 April 2021 – 13:32 WIB

Fajar Umbara (Foto:Istimewa)

Fajar Umbara (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews – Nama Fajar Umbara kini tengah jadi sorotan, tapi kali ini bukan karena prestasinya, melainkan karena kasus kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukannya kepada sang istri, Yuyun Sukawati.

Yuyun adalah pemain pesinetron yang sempat terkenal lewat sinetron Jin dan Jun. Yuyun menikah dengan Fajar sejak tahun 2019 lalu.

Nama Fajar Umbara memang tak asing di dunia hiburan. Dia adalah sutradara sekaligus penulis skenario.

Yuyun Sukawati (Foto:Istimewa)

Dia terlibat dalam pembuatan beberapa film horor seperti Mata Batin, Ikut Aku ke Neraka, Kutuk, Kelam, The Doll 2, Si Manis Jembatan Ancol, Sabrina The Movie, dan Djoerig Salawe. Tak hanya horor, dia juga menggarap film drama dan laga.

Fajar dan saudara kandungnya, Bountu juga menulis skenario film 3: Alif Lam Mim. Film ini disutradarai saudaranya, Anggy Umbara. Fajar juga terlibat dalam penggarapan film Comic 8: Casino King dan Comic 8: Casino King Part 2.

Namanya juga masuk ke dalam nominasi penghargaan film. Dia juga sempat terjun langsung sebagai aktor dalam film Mama Cake. Dia juga berkesempatan menyanyi bersama Iwan Fals dalam lagu Belum Ada Judul ciptaan Iwan.

Fajar, Bounty dan Anggy adalah anak dari Danu Umbara. Danu adalah sutradara film Lima Cewek Jagoan pada tahun 1980 yang pernah meledak di bioskop Indonesia.

Sang istri, Yuyun Sukawati telah melaporkannya ke Polsek Pondok Aren, Tangerang. Dia dilaporkan atas dugaan KDRT.

Yuyun Sukawati mengaku kerap mendapat tindakan kekerasan dari sang suami.

"Selama dua tahun aku dianiaya. Aku tidak melaporkannya karena kesalahan saya juga, selalu memberikan kesempatan kepada dia (Fajar)," kata Yuyun Sukawati.

Dia mengatakannya saat jumpa pers didampingi pengacara Lissa V di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 6 April 2021.

Fajar Umbara, kata Yuyun Sukawati, mencekik, menyeretnya, hingga memukul atau melakukan kekerasan fisik lain selama perkawinannya.

Alasan Fajar Umbara melakukan KDRT tidak diketahuinya. Setiap kali seusai melakukan KDRT, sang suami minta maaf dan ingin memperbaiki sikapnya seperti ingin berkonsultasi dengan psikiater.

"Tapi nyatanya sampai terakhir itu, saya dan anak mendapatkan kekerasan dari dia," ucapnya.

"Kekerasan yang dia lakuin itu kepada saya di depan anak saya," katanya

Bahkan, kejadian dugaan KDRT dan penganiayaan yang paling parah dialaminya terjadi di kediaman ibundanya.

Kekerasan, penganiayaan, dan hinaan terjadi menjelang 40 hari meninggalnya sang ibunda tercinta.

"40 hari ibunda saya meninggal, kuburan ibu saya belum kering, dia melakukan KDRT dan menghina lagi ke saya. Kejadian di Cirebon di rumah ibu saya, sampai dipisahin sama tetangga dan RT setempat," katanya.

"Itu yang membuat saya sakit hati. Harusnya dia bisa menenangkan saya, tapi nyatanya malah melakukan penganiayaan ke saya," ujarnya.