Lakukan Razia di Rutan Kelas I Cipinang, Petugas Temukan Benda Ini!

Rabu, 07 April 2021 – 17:32 WIB

Rutan Kelas I Cipinang melakukan razia di Blok Hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa 6 April 2021 (Foto: Humas Rutan Kelas I Cipinang)

Rutan Kelas I Cipinang melakukan razia di Blok Hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa 6 April 2021 (Foto: Humas Rutan Kelas I Cipinang)

JAKARTA, REQnews - Petugas rumah tahanan (Rutan) Kelas I Cipinang melakukan razia serentak di Blok Hunian Warga Binaan Pemasyarakata pada Selasa 6 Maret 2021. Sejumlah barang terlarang seperti sajam dan handphone turut disita petugas. 

Itu dilakukan bersama dengan Polri dan BNNK Jakarta Timur, sebagai upaya menindaklanjuti arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Yaitu terkait deteksi dini keamanan dan ketertiban, berantas narkoba dan sinergitas dengan aparat penegak hukum, sekaligus menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-57.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dirkamtib, Abdul Aris. Juga dihadiri Dirwakeshab Muji Raharjo S, Kadivim Saffar Muhammad Godam.

Kemudian, ada Kabid Bimkemas dan Pengentasan Anak Kapolsek Jatinegara Kompol Yusuf S, Tim BNNK Jaktim. Serta Kepala Rutan Kelas I Cipinang Margono bersama jajaran pejabat struktural, tim Satops Patnal dan regu pengamanan.

Dalam sambutannya, Margono mengatakan bahwa dalam melaksanakan razia tersebut, tetap mengedepankan rasa kemanusiaan terhadap warga binaan. 

“Sasaran kita adalah barang-barang terlarang beredar di Lapas/Rutan baik itu Narkotika, benda tajam serta benda lainnya yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban Rutan," ucap Ka. Rutan Cipinang itu. 

Selanjutnya, Dirkamtib mengintruksikan jajaran yang akan melakukan razia untuk menuju blok Baharudin Lopa dan Ahmad Arief. Yaitu untuk melakukan penggeledahan dan pemeriksaan.

Itu dilakukan sebagai upaya mencari barang-barang terlarang di blok kamar hunian. Selain itu, juga untuk mecegah dari gangguan keamaman dan ketertiban.

Dari penggeledahan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang terlarang. Seperti, sendok stainless, tali, sajam buatan, handphone, dan charger.

Barang-barang tersebut selanjutnya akan dimusnahkan, untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Blok Hunian. “Penjagaan di P2U harus diperketat agar mencegah masuknya barang-barang terlarang tersebut, pengecekan harus teliti dan jeli," pesan Dirkamtib.