Tidak Berubah! Risma Kembali Marahi Orang di Depan Umum, Pengamat: Harus Distop, Tak Elok

Rabu, 07 April 2021 – 19:04 WIB

Menteri Sosial Tri Rismaharini (Foto:Istimewa)

Menteri Sosial Tri Rismaharini (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Baru-baru ini, Menteri Sosial Tri Rismaharini (Risma) dikabarkan memarahi salah satu relawan banjir NTT yang kedapatan tidak bekerja di hadapan bnayak orang. Kabar ini tentunya tidak mengejutkan, pasalnya gaya Risma ini sudah sering dilihat sejak dirinya menjabat Wali Kota Surabaya.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai bahwa Risma sebaiknya menyudahi gaya politik marah-marah yang sering ia lakukan di depan publik. Ujang menilai hal tersebut tidak elok.

"Gaya marah-marah tak bagus jika terus diumbar ke publik. Apalagi marah-marahnya ke para relawan," ujar Ujang, dikutip dari Rmol, Rabu, 7 April 2021.

Menurut Ujang, Risma sebaiknya menjadi contoh yang baik daripada harus marah-marah kepada relawan.

Mengingat, kata Ujang, relawan yang sudah membantu sejak awal dengan bekerja keras secara sukarela membantu masyarakat NTT yang tertimpa bencana.

"Yang bagus itu bukan marah-marah, tapi memberikan contoh yang baik dengan memberi keteladanan. Relawan juga sudah berjuang dengan keras membantu masyarakat yang terkena bencana," imbuh dosen Universitas Al-Azhar Indonesia ini.

Oleh karena itu, Ujang Komarudin berpendapat bahwa gaya marah-marah Risma itu harus di sudahi karena tak elok.

"Gaya marah-marah harus distop, harus disudahi. Tak elok dilihat oleh masyarakat," tandasnya.

Seperti diketahui dari kabar yang beredar, Risma sempat memarahi relawan Tagana saat meninjau lokasi bencana banjir bandang di NTT, Selasa, 6 April 2021.

Saat mendatangi lokasi, ia menegur relawan yang diam saja, tak bekerja.

"Kamu ini enggak ada kerja, hanya berdiri-berdiri saja," kata Risma.