ASN Bisa Kok ke Luar Kota Jelang Lebaran, Begini Syaratnya

Kamis, 08 April 2021 – 04:03 WIB

Ilustrasi ASN (foto: istimewa)

Ilustrasi ASN (foto: istimewa)

JAKARTA, REQnews - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 08 Tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian Keluar Daerah dan/atau Mudik dan/atau Cuti Bagi Pegawai ASN dalam Masa Pandemi Covid-19.

Dalam SE yang ditandatangani Tjahjo ada Rabu 7 April 2021 ini, ditegaskan bahwa ASN sama sekali tidak boleh melakukan perjalanan mudik atau keluar kota pada masa Idul Fitri 2021, terhitung sejak tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

Namun, tidak semua ASN dilarang berpergian. Para abdi negara tetap bisa keluar kota melakukan perjalanan dinas, hanya untuk yang sifatnya penting.

Syaratnya, ASN wajib mengantongi surat tugas yang ditandatangani pejabat eselon II. Begitu juga bila harus ke luar kota untuk keperluan mendesak, wajib mendapat izin tertulis dari pejabat pembina kepegawaian di instansi masing-masing.

ASN diminta untuk memperhatikan peta zonasi penyebaran Covid-19, peraturan dan/atau kebijakan pemerintah daerah asal dan tujuan, kriteria, persyaratan, dan protokol perjalanan yang ditetapkan oleh Kemenhub dan Satgas, serta disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Dalam surat tersebut, Tjahjo juga membatasi cuti bagi para ASN selama periode larangan mudik.

"Selain cuti bersama sebagaimana dimaksud dalam Keputusan Presiden mengenai cuti bersama bagi pegawai ASN, pejabat pembina kepegawaian pada kementerian/lembaga/daerah tidak memberikan izin cuti bagi pegawai ASN," kata Tjahjo.

Pembatasan cuti ini tidak berlaku bagi pegawai ASN yang mengajukan cuti melahirkan, cuti sakit, atau cuti karena alasan penting lainnya.