Takut Tertular Corona, Banyak Orang Tua Tak Izinkan Anaknya Sekolah

Kamis, 08 April 2021 – 06:20 WIB

Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria

Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria

JAKARTA, REQnews - Uji coba pembelaran tatap muka (PTM) dilakukan Pemprov DKI Jakarta mulai Rabu, 7 April 2021. Untuk sementara, uji coba baru dilakukan di 85 sekolah. Namun, kondisi pandemi yang saat ini masih belum berakhir membuat banyak orang tua belum mau memberi izin anaknya untuk mengikuti kegiatan PTM.

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, baru 20-30 persen orangtua yang mengizinkan anaknya mengikuti sekolah tatap mukai sebab masih khawatir dengan penularan Covid-19. "Orangtua tentu masih khawatir," katanya, Rabu, 7 April 2021.

Meski demikian, Riza mengungkapkan belum semua orangtua di Ibu Kota yang disurvei. Riza mengingatkan sistem belajar tatap muka dicampur daring ini baru berlaku di 85 sekolah. Uji coba sekolah tatap muka Jakarta dari tingkat SD hingga SMA dimulai 7-29 April 2021.

Riza menambahkan, akan membuka lebih banyak sekolah jika uji coba di 85 sekolah berhasil. "Mudah-mudahan bisa meyakinkan kita semua bahwa sapras (sarana prasarana) bisa disiapkan dengan baik termasuk pendidik. Jika ini berhasil, maka ke depan kami mempertimbangkan untuk memperluas kembali," ujarnya.

Dirnya menegaskan, bahwa pemerintah DKI akan memastikan sarana dan prasarana pendukung sekolah tatap muka tersedia lengkap. Tenaga pendidik dan guru juga harus sudah mendapat suntikan vaksin Covid-19. Upaya ini diharapkan membuat 100 persen orangtua percaya dengan sekolah tatap muka bersistem campuran.

Menurut dia, Gubernur DKI Anies Baswedan bakal mengevaluasi sekolah tatap muka dua bulan mendatang. Pendapat para ahli dan pakar juga bakal dipertimbangkan. "Kami akan putuskan apakah di tahun ajaran baru ke depan kita akan melanjutkan dengan uji coba terbatas yang diperluas atau melaksanakan tatap muka terbatas," ujarnya.