Kasus Utang Antara Bupati dan Mantan Bupati Solok Kini Diproses Polisi

Kamis, 08 April 2021 – 12:35 WIB

Bupati Solok terpilih, Epyardi Asda (Foto:Istimewa)

Bupati Solok terpilih, Epyardi Asda (Foto:Istimewa)

SOLOK, REQNews - Bupati Solok terpilih, Epyardi Asda, melaporkan mantan Bupati Solok Gusmal Dt Rajo Lelo ke Polres Solok Kota, Sumatera Barat, Rabu 7 April 2021 malam.

Eks Bupati Solok itu diduga melakukan tindakan penipuan dan penggelapan. Kasus yang berawal dari masalah utang piutang itu juga menyeret nama eks Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin.

"Benar, melapor tadi malam dengan perkara dugaan penggelapan dan penipuan," kata Kasat Reskrim Polres Kota Solok, Iptu Evi Wansri, Kamis 8 April 2021.

Menindaklanjuti masalah ini, kata Evi, pihaknya akan memproses pihak terlapor sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Ini masih dalam proses. Kemudian akan kami tindaklanjuti ke pimpinan, apakah pemrosesan akan dilanjutkan atau tidak," katanya.

Terpisah, Bupati Solok terpilih, Epyardi Asda juga membenarkan pelaporan tersebut. Menurutnya, kasus dugaan penggelapan ini berawal saat eks Bupati Solok Gusmal didampingi Yulfadri Nurdin, meminjam uang kepadanya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, utang tersebut belum tuntas dibayarkan Gusmal. Melalui pengacaranya, Epyardi sudah berusaha mengkomunikasikan soal utang ini, namun tidak kunjung menemui titik terang.

"Sebagai warga negara yang baik, maka kami laporkan ke pihak berwajib," katanya kepada wartawan.

Menurut Epyardi, total uang yang dipinjam Gusmal mencapai Rp 1,3 miliar. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp 600 juta di antaranya sudah dibayarkan. Sisanya Rp 700 juta belum.

"Agar tidak ada fitnah, sebaiknya diselesaikan. Saya melapor sebagai warga dan bukan sebagai bupati," katanya.