Twitter Luncurkan Emoji Gerakan Demokrasi Aliansi Teh Susu

Kamis, 08 April 2021 – 15:31 WIB

Foto; Twitter

Foto; Twitter

San Fransisco, REQNews.com -- Raksasa media sosial Twitter meluncurkan emosi Aliansi Teh Susu, atau Milk Tea Alliance, simbol gerakan demokrasi online global yang menyatukan juru kampanye anti-Beijing di Hong Kong dan Taiwan, pengunjuk rasa di Thailand dan Myanmar.

Emoji berupa cangkir putih dengan latar belakang tiga warna yang mewakili nuansa berbeda teh susu di Thailand, Hong Kong, dan Taiwan. Myanmar belum termasuk di dalamnya, karena Milk Tea Alliance semula hanya melibatkan ketiganya.

Aktivis menyambut baik peluncuran ini, karena mereka tidak perlu lagi mempersiapkan gambar tiga jari seperti selama ini diperlihatkan.

Aliansi Teh Susu muncul dari perang Twitter yang berkobar setelah nasionalis Cina menuduk aktor muda Thailand dan pacaranya mendukung gerakan demokrasi Hong Kong dan kemerdekaan Taiwan.

Muncul hasrat bersama untuk meminum teh manis di tiga tempat. Tagar Aliansi Teh Susu muncul lagi pada pekan pertama gerakan demokrasi Myanmar setelah kudeta militer 1 Februari 2021.

Aktivis pro-demokrasi di Hong Kong, Thailand, dan Taiwan, menyambut baik gerakan di Myanmar. Selanjutnya terjadi komunikasi. Aktivis pro-demokrasi di Thailand, Hong Kong dan Taiwan mengajarkan rekan mereka di Myanmar cara menyiasati pembatasan Internet.

"Kami melihat ada 11 juta tweet yang menampilkan tagar #Milk Tea Alliance selama setahun terakhir," kata Twitter dalam pernyataannya.

Sebelumnya, Twitter meluncurkan emoji untuk gerakan #Me Too dan #BlackLivesMatter.

"Emoji Twitter menunjukan pengakuan global dan memberi kredibilitas lebih besar kepada gerakan pemuda," kata aktivis Netiwit Chotiphatphaisal, salah satu tokoh terkemuka aliansi. "Ini pertanda aktivisme online bisa melangkah lebih jauh."

Terlepas dari semua itu, generasi muda Asia adalah pasar bagi Twitter. Jadi, tidak ada urusan dengan simpati politik raksasa media sosial ini.