Heboh, Pasangan Gay Thailand Laporkan Warganet Indonesia

Rabu, 14 April 2021 – 22:31 WIB

Pengantin gay asal Thailand (Foto:Istimewa)

Pengantin gay asal Thailand (Foto:Istimewa)

THAILAND, REQNews - Pengantin gay asal Thailand menempuh jalur hukum, setelah selama hampir tiga hari tiga malam mendapat hujatan dari warganet Indonesia.

Salah satu mempelai, Suriya Koedsang, melaporkan insiden tersebut ke Ronnarong Kaewpetch dari Network of Campaigning for Justice.

Keputusan jalur hukum tersebut ditempuh karena sejumlah ancaman mati tidak hanya diterima oleh dirinya tetapi juga suami, orang tua, hingga fotografer pernikahannya.

Menanggapi laporan tersebut, Ronnarong menyampaikan bahwa setiap warga Indonesia yang telah menuliskan komentar negatif kepada pasangan gay tersebut sangat disarankan untuk tidak ke Thailand.

“Setiap saat kalian datang ke Thailand, kami sudah siap dengan polisi untuk menahan kalian,” tegas Ronnarong Kaewpatch.

Sebelumnya, sesaat setelah Suriya Koedsang mengunggah berbagai potret momen membahagiakan dari pernikahannya dengan suaminya di Facebook. berbagai komentar tersebut bermunculan. Awalnya, komentar tersebut berupa ucapan selamat. Namun, lama-kelamaan sejumlah komentar hinaan mulai berdatang mulai dari sialan hingga orang gila.

Bahkan, beberapa di antaranya memberikan komentar ancaman pembunuhan kepada pasangan gay yang baru saja menikah tersebut, di mana sebagian besar adalah warganet Indonesia.

“Kami menikah di rumah saya sendiri, di negara saya. Kenapa mereka (warganet Indonesia) mempermasalahkannya? Kenapa kalian harus bersikap dramatis? Kenapa kalian bersikap kasar kepada kami?” tulis Suriya dalam unggahannya di akun Facebook dalam bahasa inggris.

Menanggapi sikap dari pasangan Thailand tersebut, kini sejumlah dukungan untuk meminta maaf kepada pasangan tersebut dari warga Indonesia terus bermunculan di media sosial Twitter.

Tagar #Indonesiasaysorryforthailand terus menjadi trending topik di Twitter. Dari ratusan ribu cuitan minta maaf itu, sebagian besar menyatakan permintaan maaf atas sikap yang tidak menghargai tersebut.