IFBC Banner

Bakal Disikat TNI, Travel Nakal Pemeras TKI di Wisma Atlet Bakal Kocar-kacir Nih

Kamis, 15 April 2021 – 15:02 WIB

Wisma Atlet tempat isolasi mandiri terkait covid-19

Wisma Atlet tempat isolasi mandiri terkait covid-19

JAKARTA, REQnews - Adanya kabar soal dugaan pemerasan oleh travel nakal terhadap para TKI usai menjalani isolasi mandiri di Wisma Atlet Pademangan, Kota Jakarta Utara, direspon pihak TNI.

IFBC Banner


Dalam waktu dekat, pihak TNI dari Kodam Jaya akan melaksanakan operasi penertiban terhadap travel nakal yang beroperasi di sekitaran wisma atlet tersebut.

"Nanti dari Asops Kodam Jaya akan turun ke lapangan melakukan penertiban terhadap travel nakal yang ada di pinggir Jalan Benyamin Sueb, nanti kita bekerja sama dengan Dishub dan stakeholder terkait," kata Komandan Lapangan sekaligus Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Letkol Laut (K) M Arifin, Kamis, 15 April 2021.

Sebelumnya, beredar isu sejumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) diduga menjadi korban pemerasan oknum setelah menjalani isolasi mandiri di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara.

Komandan Lapangan sekaligus Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran Letkol Laut (K) M Arifin, menyebutkan aksi pemerasan tersebut dilakukan oleh pihak eksternal dari travel yang biasa beroperasi di Jalan Benyamin Sueb.

"Memang sudah lama kasus seperti ini terjadi, tapi itu dilakukan oleh pihak travel eksternal yang tidak ada sangkut pautnya dengan kami. Apalagi saya bertugas mengobati pasien di Wisma Atlet Kemayoran, bukan di Pademangan," kata Arifin.

Dia mengungkapkan, modus yang dilakukan para travel nakal tersebut awalnya menjanjikan tarif untuk diantar pulang ke kampung halamannya. Namun di tengah jalan dimintai tarif lebih besar dan tidak sesuai perjanjian awal.

"Banyak yang kadang saat hendak pulang (setelah selesai isolasi mandiri dari luar negeri) di perjanjian di awal ongkos naik travel itu misalnya sebesar Rp300.000, ternyata saat di jalan mereka minta lebih dari itu. Ini kelakuan travel-travel nakal," ungkap Arifin.

Sebelumnya, beredar isu pemerasan terhadap TKI yang menjalani isolasi mandiri di RS Covid-19 Wisma Atlet Jakarta yang disampaikan oleh Ketua Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani.