Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!
Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!

Begal Sadis 14 Tahun Ini Tak Segan Bacok Korbanya

Jumat, 31 Mei 2019 – 09:00 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQNews- Komplotan begal sadis dengan tersangka Andri Kristian alias Cotoy, (23), AN alias AAT (14), Arkanil Maarif (19), dan Dimas Adit Saputra (20) terakhir beraksi di toko kosmetik yang menyebabkan dua karyawan toko terluka parah.

Namun pertualangan mereka akhirnya berakhir di penjara, Unit Reskrim Polres Jakarta Timur, Kamis (30/5/2019) meringkus keempat tersangka begal yang viral di media sosial atas aksinya itu. Saat beraksi komplotan ini terekam CCTV dengan kejinya membacok korban demi merampas handphone yang di pegang.

Panit II Jatanras Krimum Polres Jakarta Timur, Ipda Arya Raditia mengatakan, pengungkapan kasus ini melalui proses penyelidikan yang cukup panjang.

“Karena kami harus mengetahui dulu identitas pelaku, dan melanjutkan pemeriksaan lain,” katanya, Kamis (30/5/2019).

Setelah mendapatkan identitas dan bukti yang cukup, tim Buser menyergap keempatnya. Yang pertama diamankan inisial AAT, dirungkus di rumahnya. “Setelah diperiksa dia mengakui perbuatannya dan mengaku beraksi bersama tiga temannya. Setelah itu baru kita amankan tiga tersangka lainnya,” tuturnya.

Dikatakan Arya, tersangka AAT yang masih berusia 14 tahun ini bertindak sebagai eksekutor. Dimana ia tak segan menenteng senjata tajam dan melukai korban yang melawan menyerahkan barang berharganya. “Kalau tak diberi, senjata tajamnya melayang untuk melukai korban,” terangnya.

Bermodal senjata tajam mereka telah beberapa kali beraksi. Polisi menyita satu unit sepeda motor Honda Beat warna biru putih berpelat B 3567 EGN, satu unit Yamaha X Ride warna biru putih berpelat B 4576 TKB, yang biasa digunakan beraksi.

“Kami juga sudah menyita senjata tajam yang biasanya digunakan dalam beraksi,” terangnya.

Dua baju dan dua jaket yang dikenakan pelaku saat beraksi dan tersorot CCTV, serta empat handphone berisi percakapan rencana aksi mereka, juga dijadikan barang bukti. “Sekarang masih pemeriksaan untuk mencari tahu sudah berapa kali mereka berkasi dan apa ada pelaku lainnya. Mereka dikenakan pasal 365 KUHP, ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara,” lanjut Arya.

Sebelumnya diberitakan, empat kawanan begal menyatroni toko kosmetik di Jalan Albaidho I, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur. Dua orang pegawai toko luka bacok karena melawan aksi perampokan tersebut.

Catur Setiawan, 21, yang menderita luka bacok di bagian lengan, telapak tangannya dan harus mendapat 12 jahitan di bagian luar dan enam jahitan di dalam. Sementara Jufri, 18, terluka di bagian kepala dan kedua tangannya, karena melawan begal hanya dengan bermodal tangan kosong dan sapu