Ini Lembaga yang Akan Bantu TNI Evakuasi KRI Nanggala 402 di Kedalaman 838 Meter

Senin, 26 April 2021 – 15:32 WIB

 KRI Nanggala 402 di Kedalaman 838 Meter (Foto:Istimewa)

KRI Nanggala 402 di Kedalaman 838 Meter (Foto:Istimewa)

BADUNG, REQnews - Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan tetap melakukan berbagai upaya agar KRI Nanggala bisa terangkat dari kedalaman 838 meter.

Untuk proses evakuasi KRI Nanggala-402, TNI akan bekerja sama dengan The International Submarine Escape and Rescue Liaison Office (ISMERLO).

"Kemudian pengangkatan nanti akan kita koordinasikan dengan pihak terkait khususnya di dalam ISMERLO, apa yang bisa dilakukan dengan kondisi seperti ini karena dengan badan tekan yang masih utuh tadi, apakah ditali, diangkat seperti jangkar itu bagaimana nanti akan kita bahas lebih lanjut," kata Kasal dalam konferensi pers di Base Ops Lanud Ngurah Rai, Badung, Bali, Minggu 25 April 2021.

Sementara, untuk evakuasi kru KRI Nanggala akan dilakukan menuju Surabaya dan juga Banyuwangi. "Begitu masuk subsunk tahap evakuasi-nya nanti kita tindak lanjuti ke Surabaya atau sesuai dengan permintaan keluarga, karena ada tiga orang berasal dari Banyuwangi," katanya.

Selain itu, melaksanakan kegiatan tabur bunga yang akan diikuti oleh keluarga korban dengan menggunakan KRI. Untuk waktu evakuasi belum dapat dipastikan karena ini peristiwa yang langka, karena mengevakuasi dari laut dalam sampai 838 meter.

"Nanti akan dikoordinasikan ISMERLO, ya tentunya diangkatnya ini tidak hanya sekedar diangkat, juga untuk investigasi menyeluruh. Harapan kita dengan investigasi tidak terjadi kejadian serupa di masa yang akan datang," katanya.

Sebelumnya, dalam proses evakuasi kapal selam ini, organisasi The International Submarine Escape and Rescue Liaison Office (ISMERLO) dilibatkan dalam penyelamatan kapal.