51 Guru Besar Minta Revisi UU KPK Dibatalkan, Rocky Gerung:Mending Telat daripada Dungu

Senin, 03 Mei 2021 – 13:03 WIB

Rocky Gerung (Foto:Istimewa)

Rocky Gerung (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews – Sebanyak 51 guru besar menyampaikan surat terbuka kepada Mahkamah Konstitusi (MK) agar mengabulkan permohonan uji materi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) dapat sindiran dari Rocky Gerung.

Sindiran tersebut dapat dilihat dalam video berjudul ‘Mahfud MD Makin Aneh: Rakyat Tak Kecewa Meski Pemerintah Korup’ yang ditayangkan Rocky Gerung Official pada Senin, 3 Mei 2021.

Rocky menyindir bahwa para Guru Besar itu ketinggalan akal sebab para mahasiswa telah lebih dulu melakukan protes setahun lebih yang lalu.

“Banyak Guru Besar yang pada waktu undang-undang itu coba diubah, yang sebetulnya mendukung, tapi sekarang mereka baru ngerti bahwa perubahan itu justru memperburuk penanganan korupsi,” kata Rocky Gerung.

“Jadi kita selalu terlambat. Mahasiswa sebenarnya lebih dulu dari para Professor ini, kan. Jadi kelihatan yah ini Professor yang ketinggalan akal melulu, kan. Para mahasiswa demo besar-besaran setahun lalu lebih untuk membatalkan undang-undang yang memperlemah KPK,” sambungnya.

Rocky Gerung melanjutkan bahwa para dosen justru hanya mengulangi apa yang telah dilakukan para mahasiswa.

“Ini mahasiswa ketawa ini, ‘Ini Proffesor gue nih telat bangun apa baru nyadar tuh? Apa otaknya terkambat diisi dengan pengetahuan?'” ujarnya.

Kendati demikian, Rocky Gerung tetap memberikan dukungan sebab katanya “mending telat daripada dungu.”

Seperti diketahui sebelumnya 51 Guru Besar yang berasala dari berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam Koalisi Guru Besar Antikorupsi memang menyampaikan surat terbuka agar MK mengabulkan permohonan uji materi UU KPK sebab dianggap bermasalah.