Sadis! Viral Sejumlah Anjing di Pacitan Dianiaya hingga Dibakar

Senin, 03 Mei 2021 – 17:01 WIB

Ilustrasi anjing Dibakar hidup-hidup (Foto:Istimewa)

Ilustrasi anjing Dibakar hidup-hidup (Foto:Istimewa)

 

PACITAN, REQNews – Viral di media sosial peristiwa keji terhadap anjing di Pacitan. Aksi mengerikan tersebut dilakukan oleh beberapa orang ke sejumlah anjing di Sidoharjo, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Kamis lalu, 29 April 2021.

Setidaknya sebanyak sepuluh ekor anjing dibakar setelah sebelumnya dianiaya.

Adapun aksi pembantaian keji terhadap anjing di Pacitan tersebut diunggah ke media sosial Instagram oleh akun Watukarungpacitan.

Dalam unggahannya, sang pemilik akun mengaku bahwa anjingnya yang bernama Kula turut dianiaya dan dibakar sampai hangus oleh sejumlah orang tak dikenal.

“Lokasi tepatnya di area sekitaran Pantai Teleng Ria Pacitan, Jatim, kamis pagi kejadiannya,” ungkap Daru, salah satu pemilik anjing yang dibakar pada Minggu, 2 Mei 2021.

Sementara pemilik anjing lainnya yang peliharaannya juga menjadi sasaran adalah Dedi bersama sang istri, Indah.

Mulanya, ada sejumlah orang berjumlah sekitar 20 yang mengaku sebagai warga setempat mendatangi lokasi anjing-anjing tersebut.

Mereka marah lantaran anak kambing milik mereka dimakan oleh anjing. Selain itu, ada pula satu ekor kelinci mati yang katanya digigit anjing.

Mereka yang geram lantas mendatangi lokasi anjing-anjing tersebut saat pemiliknya, Dedi, tengah bekerja di luar kota.

Sekira pukul 09.00 WIB, 20 orang tersebut datang dan menyampaikan protes yang berujung dengan penganiayaan beberapa anjing milik Dedi dan Indah.

Daru mengungkapkan, anjing-anjing milik Dedi tersebut juga dipukul menggunakan linggis besi sebelum kemudian dibakar.

Lebih sadis lagi, anjing-anjing tersebut dibakar saat masih mengenakan rantai.

Lalu bangkai anjing-anjing tersebut dibiarkan tergeletak begitu saja di lokasi kejadian.

“Kan bisa minta ganti rugi atau gimana tanpa harus membantai semua anjing-anjing kami. Dan yang masih puppies 2 minggu. Nggak ada salah sama sekali ikutan dibakar. Sakit hati saya sampai sekrang masih tidak terima,” tandas Daru

Sementara itu, lanjut Daru, pihaknya masih berkonsultasi dengan sejumlah pecinta hewan untuk menempuh jalur hukum.