Polri Sebut Tak Ada Target Waktu untuk Berantas KKB Papua

Senin, 03 Mei 2021 – 20:33 WIB

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono (tengah) dalam konferensi pers di Gedung Humas Polri (Foto: Hastina/REQnews)

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono (tengah) dalam konferensi pers di Gedung Humas Polri (Foto: Hastina/REQnews)

JAKARTA, REQnews - Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan tak ada target waktu dalam penyelesaian masalah kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua.

"Oh, ndak, ndak ya. Yang jelas berusaha terus TNI dan Polri di sana aparat kemanan di sana dan instansi yang lainnya menyelesaikan masalah-masalah yang ada di Papua," ujar Rusdi di Gedung Humas Polri, Senin 3 Mei 2021.

Rusdi berharap permasalahan tersebut segera selesai untuk menciptakan tanah Papua yang aman dan damai. "TNI-Polri bersama sama bersinergi di sana, bagaimana menciptakan tanah papua yang damai, tanah Papua yang aman," katanya. 

Untuk itu, pihak aparat terus melakukan upaya penegakan hukum terhadap kelompok tersebut. "Tentunya kembali lagi, tentunya kita semua berharap Papua bisa damai, bisa aman, itu yang akan kita ciptakan bersama-sama," kata dia. 

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan KKB sebagai teroris. Langkah tersebut dilakukan pemerintah, setelah munculnya sederet penyerangan yang dilakukan KKB terhadap masyarakat sipil dan TNI-Polri.

Menko Polhukam, Mahfud MD mengatakan bahwa label teroris sudah tepat disematkan karena sesuai dengan Ketentuan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018

Yaitu pada UU tersebut menyatakan bahwa teroris itu adalah siapa pun orang yang merencanakan, menggerakkan, dan mengorganisasikan terorisme.

"Sejalan dengan itu semua, maka pemerintah menganggap bahwa organisasi dan orang-orang di Papua yang melakukan kekerasan masif, dikategorikan sebagai teroris. Menyatakan melakukan pembunuhan, dan kekerasan secara brutal itu secara masif," ujar Mahfud dalam konferensi pers virtual pada Kamis 29 April 2021.