Pengurus Masjid yang Usir Jemaah karena Pakai Masker Akhirnya Minta Maaf

Senin, 03 Mei 2021 – 23:02 WIB

Dokumen istimewa

Dokumen istimewa

JAKARTA, REQnews - Kapolres Metro Bekasi Kota, Komisaris Besar Polisi Aloysius Supriadi mengatakan, pengurus masjid yang mengusir jemaah karena shalat memakai masker akhirnya meminta maaf.

Dengan begitu, kasus ini dipastikan tak berlanjut ke ranah pidana lantaran kedua belah pihak telah didamaikan oleh polisi dalam proses mediasi. Pihak masjid juga telah mengakui kesalahannya.

Menurut Aloysius, pihaknya juga sudah menegur pengurus masjid karena melarang warga shalat memakai masker. "Kepada yang bersangkutan telah diberikan pemahaman yang benar tentang protokol kesehatan, yang bersangkutan sudah minta maaf dan secara sadar menerapkan protokol kesehatan di masjid tersebut," katanya, Senin 3 Mei 2021.

Sementara itu, Kepala Kepolisan Sektor Medan Satria, Komisaris Polisi Agus Rohmat menambahkan, kejadian pengurus Masjid Al Amanah Harapan Indah, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat mengusir jemaah shalat karena memakai masker ternyata bukan yang pertama kali.

Pada tahun 2020 lalu, kasus serupa juga pernah terjadi. Tapi, saat itu tak sampai berakhir dengan keributan. Kata Agus, saat itu pihaknya langsung memberi teguran dan pemahaman kepada Ustaz Abdurohman selaku pengurus masjid.

"Dia itu punya keyakinan ada hadis bahwa di masjid tidak boleh menggunakan masker seperti itu, dan itu setelah kita kasih pemahaman waktu itu sempat ada perubahan, terus ada kejadian kemarin saya kaget juga," ujar Agus kepada wartawan.

Sebelumnya, beredar video pengurus masjid yang mengusir warga yang salat menggunakan masker di Masjid Harapan Indah, Kota Bekasi. Video itu pun viral di media sosial.

Kali pertama unggahan video itu di akun Twitter Eko Kuntadhi. Dalam keterangannya ditulis seorang pria diusir saat melakukan salat menggunakan masker.

Eko Kuntadhi juga menyebut bahwa peristiwa itu terjadi di sebuah masjid di Harapan Indah, Kota Bekasi.

Dalam unggahan video itu, tampak seorang pria sedang duduk menggunakan kaos dan sarung termasuk menggunakan masker. Pria itu pun dikelilingi sejumlah orang. Mereka beradu debat.