Brigjen Rusdi Ungkap Alasan Munarman Tak Diperbolehkan Bertemu Keluarga

Selasa, 04 Mei 2021 – 04:03 WIB

Mantan Sekretaris Umum FPI, Munarman ditangkap Densus 88 Antiteror Polri (Foto: Istimewa)

Mantan Sekretaris Umum FPI, Munarman ditangkap Densus 88 Antiteror Polri (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Polri mengungkap alasan mengapa kuasa hukum dan keluarga tersangka kasus dugaan terorisme, Munarman tak diperbolehkan bertemu. 

"Karena kan tentunya itu hak dari penyidik. Ketika masih belum harus didatangi oleh penasihat hukum, itu menjadi bagian daripada penyidik untuk kepentingan penyidikan," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono di Gedung Humas Polri, pada Senin 3 Mei 2021.

Menurutnya, itu dilakukan berdasarkan kewenangan penyidik, karena Munarman masih menjalani pemeriksaan terkait dengan kasus terorisme. 

Tetapi, pihak kepolisian memastikan Munarman mendapatkan hak-haknya dalam proses hukum. Tapi, nanti ke depan pun pasti akan didampingi oleh kuasa hukum," kata dia. 

Ia pun menjelaskan bahwa penangkapan terhadap mantan Sekretaris Umum FPI itu dilakukan terkait dengan kasus pembaiatan. "Pembaiatan yang ada di Jakarta, yang ada di Makassar, dan ada di Medan. Sekarang sedang didalami, masalahnya seperti itu, sekarang sedang proses," katanya. 

Diketahui, sebelumnya Munarman ditangkap di kediamannya Perumahan Modern Hills, Cinangka, Pamulang, Tangerang Selatan, pada Selasa 27 April 2021, sekitar pukul 15.30 WIB.

Karena perbuatannya itu, ia dijerat denga Pasal 14 jo Pasal 7 dan/atau Pasal 15 jo Pasal 7 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Tindak Pidana Terorisme.