Pria yang Sarankan Nani Campur Takjil dengan Racun Kini Diburu Polisi

Selasa, 04 Mei 2021 – 09:32 WIB

Nanang Farid Syam, pegawai senior KPK resmi mengundurkan diri

Nanang Farid Syam, pegawai senior KPK resmi mengundurkan diri

BANTUL, REQnews - Setelah menangkap Nani Apriliani Nurjaman (25), tersangka kasus takjil sate beracun sianida, polisi kini memburu seorang pria berinisial R.

Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Ngadi menjelaskan, R adalah seorang pelanggan salon yang menganjurkan Nani memberi racun pada makanan takjil yang akhirnya salah sasaran hingga mengakibatkan seorang bocah anak pengemudi ojek online tewas.

Sebelumnya melalui rilis tertulis, Ngadi menyebut Nani adalah pegawai di sebuah salon dan memiliki beberapa pelanggan. R disebut menyukai Nani, tapi ditolak.

"Kemudian ada salah satu pelanggan salon berinisial R yang suka terhadap tersangka (Nani). Tetapi tersangka tidak suka dengan R. Karena tersangka menyukai pelanggan lain T (Tomy)," ujar Ngadi.

Namun, setiap Nani dan T memiliki permasalahan, Nani selalu bercerita dengan R. Kemudian R menyarankan untuk memberikan pelajaran kepada T dengan memberikan Kalium Sianida yang dicampur dengan makanan yang efeknya setelah dimakan hanya muntah dan diare.

"Akhirnya tersangka mengikuti anjuran R dengan jalan membeli KCN secara online. KCN tersebut kemudian dicampurkan di dalam bumbu sate ayam yang sudah dibeli sebelumnya oleh tersangka," ujarnya.

Ketika hendak memberikan makanan tersebut kepada T, Nani mendapatkan anjuran dari R untuk mengirimkan sate bercampur KCN menggunakan ojek online.

"Namun, tanpa aplikasi agar tidak diketahui siapa yang mengirim dan tersangka mengikuti saran tersebut," ucapnya.

Ditemui seusai jumpa pers, Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono mengatakan bahwa racun tersebut dipesan melalui aplikasi online, pada 28 Maret 2021. Dalam riwayat pembelian melalui e-commerce itu pesannya sodium sianida.

"Jadi pesanannya di aplikasi tersebut Sodium Sianida. Tapi setelah dicek, ternyata Kalium Sianida," katanya.