Gegara Lahan Kuburan, Wabup OKU Nonaktif Divonis 8 Tahun Penjara

Rabu, 05 Mei 2021 – 11:15 WIB

Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Nonaktif, Johan Anuar (Foto:Istimewa)

Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Nonaktif, Johan Anuar (Foto:Istimewa)

SUMSEL, REQNews - Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Nonaktif, Johan Anuar dijatuhkan vonis delapan tahun penjara oleh Majelis hakim Pengadilan Negeri Palembang Kelas 1A Khusus Sumatera Selatan.

Majelis hakim menilai terdakwa dianggap bersalah dalam perbuatan korupsi pada tahun 2012 ketika menjabat Wakil Ketua DPRD OKU dengan korupsi dengan memainkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

Akibat perbuatan Johan menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 3,2 miliar.

"Dijatuhkan hukuman pidana penjara selama delapan tahun penjara," ungkap ketua majelis hakim Erma Suharti, Selasa 4 Mei 2021.

Terdakwa juga dijatuhkan pidana denda Rp 500 juta, apabila tidak membayar diganti dengan kurungan enam bulan penjara.

Selain itu, terdakwa juga diminta mengembalikan uang kerugian negara sebesar Rp 3,2 miliar dengan ketentuan jika tidak membayar dalam waktu satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap maka negara dapat menyita harta benda, dan menambah pidana penjara 1 tahun.

Selain kurungan penjara, majelis hakim juga memutuskan pencabutan hak politik terdakwa. Hakim menilai perbuatan terdakwa tidak menunjukkan sebagai tokoh masyarakat.

"Hukuman tambahan yakni pencabutan hak politik untuk memilih dan dipilih selama lima tahun setelah pidana," kata dia.

Penasihat hukum terdakwa, Titis Rachmawati menilai apa yang dibacakan oleh majelis hakim terkesan dipaksakan dan tidak sesuai dengan asas keadilan hukum. Pihaknya merasa majelis hakim tidak bekerja sesuai amanat sebagai penegak hukum. Karena itu, pihaknya akan melakukan banding.