Begini Saran Ombudsman untuk Perusahaan yang Tak Mampu Bayar THR

Kamis, 06 Mei 2021 – 08:01 WIB

Ombudsman

Ombudsman

JAKARTA, REQnews - Di masa pandemi Covid-19 ini, banyak perusahaan yang tak mampu membayar tuntas Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para karyawannya. Masalah ini telah menjadi sorotan Ombudsman RI.

Anggota Ombudsman RI Robert Na Endi Jaweng menyarankan, perusahaan lebih baik terbuka saja secara transparan tentang laporan keuangan selama dua tahun terakhir kepada para pekerjanya.

"Perusahaan harus transparan menunjukkan laporan keuangan kepada karyawan apabila memang kondisi keuangan sedang sulit," kata Robert, Rabu 5 Mei 2021.

Dengan keterbukaan seperti itu, ia yakin buruh juga akan mendapat data yang lebih jujur terkait kondisi keuangan perusahaan.

Namun, Robert mempertanyakan, apakah perusahaan-perusahaan di Tanah Air betul-betul masih kesulitan. Padahal, pemerintah telah memberikan sejumlah bantuan atau relaksasi untuk mendorong percepatan roda perekonomian.

"Perlu juga dilihat apakah semua perusahaan yang sudah dalam kondisi baik," ujarnya.

Menurut dia, jika perusahaan bersikap transparan dan memang dalam keadaan sulit secara finansial, para buruh akan memahaminya.

Selain itu, Ombudsman juga meminta agar sosialisasi Surat Edaran Nomor M/6HK.04/IV/2021 terkait THR keagamaan yang dikeluarkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) lebih dimasifkan.

"Kami melihat sosialisasi terkait dengan surat edaran ini belum begitu masif," katanya.

Dikhawatirkan ada pihak-pihak yang salah dalam menafsirkan surat edaran itu sehingga dapat merugikan buruh, pekerja, atau karyawan.