Setelah Malaysia, Singapura Umumkan Lockdown Ketat Tidak Boleh Makan di Restoran

Sabtu, 15 Mei 2021 – 17:31 WIB

Singapura (Foto:istimewa)

Singapura (Foto:istimewa)

SINGAPURA, REQNews - Singapura menegaskan bahwa mereka akan melakukan lockdown selama satu bulan dengan ketat. Lockdown ini mulai berlaku pada Minggu 16 Mei 2021 dan akan berakhir di bulan Juni mendatang di pertengahan bulan.

Lockdown ketat yang mereka lakukan adalah membatasi pertemuan yang hanya boleh dua orang saja dan tak diperbolehkan makan di restoran.

Namun, kebijakan ini akan dikaji lagi setelah 2 minggu pertama.

Hal ini terjadi karena adanya 24 kasus penularan lokal, tertinggi sejak pertengahan September. Sebagian disumbang oleh klaster Changi.

Menteri Transportasi Ong Ye Kung mengatakan, peningkatan kasus infeksi menyebabkan Singapura sangat mungkin batal membuka kembali travel bubble dengan Hong Kong.

Sebelumnya Pemerintah Malaysia juga kembali memberlakukan lockdown nasional yang dimulai pada Senin 10 Mei 2021 akibat lonjakan kasus infeksi virus corona (Covid-19).

Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin, menyatakan kebijakan lockdown akan diterapkan hingga 7 Juni mendatang. Selama masa lockdown, kata dia, pemerintah melarang penduduk bepergian antarnegara bagian atau antardistrik.

Selain itu, kegiatan yang mengundang keramaian seperti silaturahmi juga dilarang.

"Malaysia menghadapi gelombang ketiga Covid-19 yang bisa memicu krisis nasional," kata Muhyiddin dalam pidato yang disiarkan melalui media massa setempat.