Begini Langkah Baru Pemerintah Usai Larangan Mudik Dicabut

Selasa, 18 Mei 2021 – 07:30 WIB

Ilustrasi (foto: istimewa)

Ilustrasi (foto: istimewa)

JAKARTA, REQnews - Pemerintah telah resmi mencabut pelarangan mudik, yang berlaku mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021. Artinya, mulai hari ini, Selasa 18 Mei, masyarakat sudah diperbolehkan pulang kampung.

Namun, pemerintah tetap saja harus mewaspadai penyebaran Covid-19 usai pencabutan larangan mudik. Untuk itu, bagi warga yang akan berpergian, siap-siap menghadapi pemeriksaan ketat dokumen kesehatan.

"Kami bersama Satgas dan Kementerian Kesehatan sepakat untuk untuk terus memperketat pemeriksaan dokumen kesehatan terhadap semua penumpang dan pengguna jalan di semua moda transportasi. Hal ini mempertimbangkan masih besarnya potensi mobilitas yang dilakukan pasca 17 Mei 2021 khususnya yang berasal dari Sumatera dan Jawa Tengah, Jawa Barat serta Jawa Timur yang masuk ke Jawa/Jabodetabek,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Senin 17 Mei 2021.

Ia menegaskan, untuk syarat perjalanan tetap mengacu pada Adendum SE Satgas Nomor 13 Tahun 2021, bahwa wajib menunjukkan dokumen negatif Covid-19 untuk perjalanan laut, udara dan kereta api yang berlaku 1x24 jam.

Sedangkan untuk pelaku perjalanan darat baik angkutan umum maupun kendaraan pribadi (roda empat dan roda dua), pelaksanaan tes acak rapid antigen akan diperpanjang khususnya di jalan nasional menuju Jabodetabek.

"Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi lonjakan kasus positif Covid-19 sebagai dampak perjalanan pasca lebaran yang masih akan berlangsung dalam seminggu ke depan," ujar Budi.

Menhub juga meminta kepada seluruh pemangku kepentingan transportasi agar protokol kesehatan dapat diterapkan dengan baik pada fasilitas publik seperti terminal, stasiun, pelabuhan, maupun bandara. Jumlah petugas maupun intensitas pengawasannya juga harus ditingkatkan.