Ngeri Banget! Dua Anggota TNI Dibacok, Pelaku Diduga OPM

Rabu, 19 Mei 2021 – 04:02 WIB

Dokumen istimewa

Dokumen istimewa

PAPUA, REQnews - Dua anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) diserang kelompok tak dikenal di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua. Pelaku menyerang kedua prajurit pasukan elite Kostrad TNI itu dengan senjata tajam, kedua korban dibacoki.

Setelah membacoki secara sadis hingga kedua korban terkapar meninggal dan kritis, pelaku mencuri senjata api milik kedua korban. Yakni senjata laras panjang jenis SS2 V1 kaliber 5,56. Usai mencuri senjata, pelaku melarikan diri ke hutan.

Satu prajurit TNI atas nama Prajurit Dua (Prada) Ardi Yudi Ardiyanto gugur dalam penyerangan itu, dia menghembuskan napas terakhir di lokasi penyerangan akibat mengalami luka parah. Sedangkan satu prajurit TNI lainnya bernama Prajurit Kepala (Praka) Alif dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.

Prada Ardi diserang saat melakukan pengamanan di sekitar camp PT Pentagon Terang Asli, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo pada sekira pukul 11:00 WIT. Prada Ardi diserang tak seorang diri tapi berdua dengan Praka Alif. Mereka diserang dengan menggunakan senjata tajam dan dibacoki.

Kedua prajurit TNI ini merupakan personel dari pasukan elite Kostrad dari Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) Batalyon Infanteri (Yonif) Para Raider 432/Waspada Setia Jaya dari Brigif Para Raider 3/Tri Budi Mahasakti, Divisi 3 Kostrad.

Kepala Satgas Humas Operasi Nemangkawi Komisaris Besar Polisi M. Iqbal Alqudusy, mengatakan saat ini aparat gabungan TNI dan Polri telah melakukan evakuasi dan penyisiran setelah kejadian tersebut.

Sebelumnya, Kabinda Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya meninggal dunia akibat ditembak saat melakukan perjalanan menuju Kampung Dambet Distrik Beoga, Kabupaten Puncak pada Minggu, 25 April 2021.

Saat itu, Brigjen Danny ingin melakukan observasi lapangan dan pengejaran bersama pasukan TNI-Polri untuk pemulihan keamanan di sekitar SDN Dambet dan Honai Milik Benert Tinal (Kepala Suku Distrik Beoga), yang dibakar pada 17 April 2021 serta memotong pergerakan KKB ke Illaga.

Ketika melakukan perjalanan itu, Satgas BIN dan Satgas TNI-Polri diadang oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) sekira jam 15.50 WIT. Aksi baku tembak terjadi di sekitar gereja Desa Dambet, Beoga, Puncak.

Akibat kontak tembak tersebut, mengakibatkan korban dari Satgas BIN, Kabinda Papua Papua Brigjen TNI Danny Nugraha tertembak di bagian belakang kepala dan tembus depan kepala yang mengakibatkan gugur.