Politisi PKB Ini Sentil Pernyataan Hendropriyono Soal Palestina

Sabtu, 22 Mei 2021 – 03:03 WIB

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono

JAKARTA, REQnews - Pernyataan mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono yang menyebut masalah Palestina bukan urusan Indonesia, mendapat kecaman banyak kalangan.

Bahkan, Wakil Sekretaris Dewan Syuro PKB Maman Imanulhaq mengatakan, pernyataan Hendropriyono itu sangat aneh dan tidak mendasar. Ditegaskannya, tidak ada alasan bagi Indonesia untuk tidak ikut terlibat dalam menudukung Palestina. Sebab, konstitusi sudah mengamanahkan Indonesia untuk berperan aktif dalam perdamaian dunia.

Di sisi lain, Maman mengapresiasi apa yang dilakukan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dengan mendorong negara-negara di OKI untuk menguatkan kembali diplomasi untuk menekan agresi dan aneksasi Israel terhadap Palestina.

Dalam upaya perjuangan tersebut, Maman mendesak faksi-faksi yang ada di Palestina untuk duduk bersama menyelesaikan masalah internal. Dengan begitu, mereka bisa bersatu dalam menyelesaikan konflik dengan dan bukan mengedepankan kepentingan kelompok.

"Hamas dan Fatah perlu duduk bersama memperhatikan kepentingan yang lebih penting, yaitu rakyat Palestina bukan kepentingan sendiri-sendiri,” katanya, kepada wartawan, Jumat, 21 Mei 2021.

Selain itu, anggota Komisi VIII DPR ini berharap agar pernyataan-pernyataan kelompok tertentu yang mengajak masyarakat untuk abai dengan serangan Israel bisa dihentikan.

“Fokus kita adalah bagaimana kita menghentikan agresi dari sebuah negara kepada rakyat sipil. Tidak boleh ada rakyat sipil yang menderita menjadi korban kekerasan atas nama apapun apalagi atas nama sebuah negara,” ujarnya.