Lagi, Ketua KPK Beri Informasi Terbaru Soal Harun Masiku, Tapi Tak Kunjung Ditangkap

Rabu, 02 Juni 2021 – 02:22 WIB

Ketua KPK, Firli Bahuri

Ketua KPK, Firli Bahuri

JAKARTA, REQnews - Upaya klarifikasi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri terkait Harun Masiku yang hingga kini masih buron, terus berlanjut.

Kali ini, Firli menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya mencari tersangka kasus suap pergantian antarwaktu anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tersebut. Salah satunya dengan membuat surat pencarian.

Lebih lanjut Firli menegaskan, KPK tidak akan berhenti mencari keberadaan Harun Masiku. Dia juga menegaskan pencarian Harun Masiku bukan hanya tanggung jawab oleh satu orang, melainkan tanggung jawab bersama.

"Jadi tidak pernah berhenti dan saya harus kasih tahu bahwa bahwa penanganan perkara bukan tanggung jawab orang per orang, tapi tanggung jawab bersama. Pimpinan KPK pun begitu, tanggung jawab adalah tanggung jawab bersama, jadi tidak ada yang bisa bekerja sendiri," ujarnya.

"Terkait beberapa tersangka yang belum tertangkap, saya ingin katakan, tiga hari yang lalu kita juga sudah membuat surat kepada para pihak untuk mencari keberadaan yang bersangkutan (Harun Masiku)," kata Firli pada konferensi pers di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 1 Juni 2021.

Menurutnya, Harun Masiku adalah salah satu dari empat DPO yang belum tertangkap oleh KPK. Firli menyebut, jika alat bukti sudah cukup, KPK tentu akan terus melakukan pencarian terhadap tersangka.

"Seingat saya ada 10 DPO yang kita cari dan sudah beberapa tertangkap, yang belum tertangkap salah satunya adalah Harun Masiku. Terkait dengan setiap orang sebagai tersangka yang sudah ditangkap KPK, berarti cukup bukti," ujar Firli.

"Bahwa dengan berdasarkan bukti yang cukup, KPK tidak pernah berhenti untuk mencari tersangka, karena penyidikan adalah salah satu tindakan penyidik berdasar undang-undang untuk mencari mengumpulkan keterangan saksi dan mengumpulkan barang bukti guna mengungkapkan suatu perkara dan menemukan tersangka," sambungnya.