IFBC Banner

Plt Gubernur Sulsel Penuhi Panggilan, KPK Tanyakan Proyek Siluman

Rabu, 02 Juni 2021 – 18:03 WIB

 Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman (foto:Istimewa)

Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman (foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews – Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman memenuhi pemanggilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu 2 Juni 2021.

Andi Sudirman Sulaiman diperiksa oleh KPK sebagai saksi terkait kasus dugaan suap perizinan dan pembangunan di lingkungan kerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

Kasus dugaan suap itu melibatkan, Nurdin Abdullah (Gubernur Sulsel non aktif), Edy Rahmat (Sekdis nonaktif PUTR Sulsel) dan Anggu Sucipto (Pengusaha/kontraktor) sebagai tersangka.

Andi Sudirman mengaku dimintai keterangan terkait proyek siluman di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pemprov Sulsel.

“Saya ditanya terkait proyek yang saya hentikan karena tidak ada DPA dalam APBD Pokok (2021),” jelasnya.

Proyek itu sempat heboh karena dikerjakan tetapi tidak tertuang dalam Daftar Pengguna Anggaran (DPA).

Ia menjelaskan bahwa proyek tersebut sudah dihentikan. Ada empat paket. Nilainya Rp62,5 miliar.

“Saya jelaskan bahwa itu sudah sesuai (jika dihentikan). Selebihnya itu kewenangan penyidik KPK untuk menjelaskan. Kita menghormati proses ini,” jelas Sudirman.