OPM Klaim Tembak Mati Ajudan Bupati Puncak Papua

Jumat, 04 Juni 2021 – 20:32 WIB

TPNPB-OPM saat menurunkan dan membakar Bendera Merah Putih di Ndugama Papua. (Foto Sebby Sambom)

TPNPB-OPM saat menurunkan dan membakar Bendera Merah Putih di Ndugama Papua. (Foto Sebby Sambom)

PAPUA, REQNews - Organisasi Papua Merdeka Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB-OPM) mengklaim bahwa pihaknya telah menembak ajudan Bupati Puncak Willem Wandik di Ilaga, Kabupaten Puncak Papua.

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, menjelaskan bahwa kabar ajudan Willem telah ditembak berdasarkan laporan langsung Pimpinan Militer TPNPB yang berada di Ilaga. Ia menyebut laporan itu disampaikan pada Kamis 3 Juni 2021 pukul 02.15 waktu Papua.

"Kami sangat mengetahui bahwa ajudan Bupati Wilem Wandik adalah anggota militer atau polisi Indonesia, maka kami tembak dan TPNPB bertanggung jawab atas penembakan ini, dan juga bakar bandara di Ilaga," ujar Sebby melalui keterangan tertulis yang dikutip Jumat 4 Juli 2021.

TPNPB-OPM menyatakan bertanggungjawab atas penembakan tersebut.

Dia menyatakan hal ini sebagai bukti bahwa pasukan TPNPB-OPM masih berada di kawasan tersebut dan tak melarikan diri setelah dikepung pasukan TNI-Polri.

Lebih lanjut, Sebby menegaskan bahwa pihaknya memang mempunyai tujuan untuk memerdakakan Papua Barat. Sehingga TPNPB ingin mengusir pasukan militer Indonesia.

"Tidak ada wagra civil di wilayah konflik bersenjata, yang ada hanya TNI/Polri dengan pasukan intelejennya. Jadi jangan salahkan Pimpinan dan Pasukan TPNPB, jika ada yang kena tembak," tandasnya.

Sebelumnya, TPNPB-OPM menetapkan Puncak Ilaga, Papua, sebagai medan pertempuran melawan pasukan gabungan TNI dan Polri. Wilayah ini dipilih karena jauh dari pemukiman warga sipil Papua.

Seperti diketahui, menara ATC di Kantor Unit Penyelenggara Bandara Udara (UPBU) dan Kantor AirNav di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, terbakar dalam baku tembak antara kelompok kriminal bersenjata (KKB) dengan TNI.

Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Kombes Iqbal Alqudusy mengatakan kontak tembak terjadi pada Kamis 3 Juli 2021 sekitar pukul 17.50 WIT.

"Iya benar, infonya tower di bandara terbakar," kata Iqbal saat dikonfirmasi, Jumat 4 Juli 2021.