Ternyata DPR Punya Jagoan Calon Panglima TNI, Sosok Ini yang Diincar

Minggu, 06 Juni 2021 – 13:31 WIB

Wakil Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni (Foto: Istimewa)

Wakil Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Sosok pengganti Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang akan pensiun pada akhir tahun 2021 ini banyak dipertanyakan masyarakat. Menurut Wakil Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni, untuk posisi Panglima TNI berikutnya seharusnya diisi dari matra Angkatan Laut (AL).

"Mestinya sih sudah urutan dan dari TNI AL lah yang harusnya jadi Panglima TNI menggantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto," kata Sahroni, Jumat 4 Juni 2021.

Sahroni mengungkap pula sudah lama matra TNI AL tidak memegang tampuk komando di seluruh angkatan. 

Kata Politikus Nasdem itu, tak mengherankan jika saat ini matra TNI AL atau Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) yang menjadi Panglima TNI.

"Terakhir TNI AL memegang tongkat komando TNI itu 2012 silam. Maka sepatutnya TNI AL saat ini memegang tongkat komando TNI 1," kata dia.

Sebagaimana diketahui, tiga jenderal yang merupakan kepala staf masing-masing angkatan pun berpeluang menggantikan Hadi. Mereka adalah KASAD Jenderal TNI Andika Perkasa, KASAU Marsekal Fadjar Prasetyo dan KASAL Laksamana TNI Yudo Margono.

Adapun nama KASAL Laksamana TNI Yudo Margono dinilai layak untuk menjadi Panglima TNI. Seperti yang diungkapkan Pengamat Intelijen, Pertahanan dan Keamanan, Ngasiman Djoyonegoro berpendapat, Laksamana Yudo Margono lah sosok yang layak untuk menduduki kursi Panglima TNI. Soal loyalitas, tak ada yang bisa membantah loyalitas Kasal ke-27 ini.

“Seluruh tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya selalu dilaksanakan dan diselesaikan dengan baik dan paripurna "kata Ngasiman, Rabu 2 Juni 2021.

Pria yang akrab disapa Simon ini mengatakan, Yudo punya keunggulan jika nanti menjadi Panglima TNI untuk mengatasi masalah di tanah air. Hal ini didasarkan pada beberapa alasan.

Pertama, pengamanan wilayah laut dan kepulauan dari pencaplokan oleh negara-negara lain. Akibat potensi eskalasi konflik lintas negara di Laut China Selatan ke depan yang cukup tinggi.

Kedua, Yudo Margono bisa melanjutkan visi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia yang bertujuan menjadikan Indonesia sebagai negara maritim yang besar, kuat, dan makmur melalui pengembalian identitas Indonesia sebagai bangsa maritim, pengamanan kepentingan dan keamanan maritim, memberdayakan potensi maritim untuk mewujudkan pemerataan ekonomi Indonesia.

Ketiga, Yudo dinilai bisa membangun sinergisitas dan soliditas dengan tiga Matra dan Polri.

Keempat, Yudo juga punya pengalaman memimpin penanganan Covid-19.