Jerinx, Bertaubatlah dan Ingat Nasihat Ketum IDI Ini

Rabu, 09 Juni 2021 – 08:05 WIB

Jerinx SID bebas murni pada 8 Juni 2021, setelah dipenjara selama 10 bulan dalam kasus ujaran kebencian

Jerinx SID bebas murni pada 8 Juni 2021, setelah dipenjara selama 10 bulan dalam kasus ujaran kebencian

JAKARTA, REQnews - I Gede Ari Astina alias Jerinx akhirnya bebas murni pada 8 Juni 2021, setelah mendekam beberapa bulan di penjara karena kasus pencemaran nama baik, karena menyebut Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sebagai kacung WHO.

Mengetahui bebasnya Jerinx, Ketua Umum IDI dr Daeng M Faqih menitipkan pesan kepada penabuh drum band Superman Is Dead (SID) tersebut.

Daeng berkata, bahwa tenaga kesehatan dan masyarakat harus saling paham akan kondisi saling membutuhkan di masa pandemi Covid-19 ini, dan tidak perlu bertentangan.

"Harus bersama-sama, mutualisme, mana ada masyarakat yang tidak butuh pelayanan yang dikerjakan oleh tenaga kesehatan," kata Daeng di Surabaya, Selasa 8 Juni 2021.

"Kemudian yang dilayani oleh tenaga kesehatan itu pasti masyarakat. Enggak, masyarakat sama nakes dipisahkan. Kan, enggak bisa, harus bersama," ujarnya menambahkan.

Lebih lanjut, Daeng menyebut, apabila suatu waktu Jerinx mengalami masalah kesehatan, maka ia pasti membutuhkan tenaga kesehatan untuk melayaninya dan merawatnya hingga sembuh.

Sebaliknya, tenaga kesehatan juga membutuhkan masyarakat, khususnya Jerinx untuk mereka bisa memberikan dan menunjukkan pelayanan terbaiknya.

Untuk itulah, Daeng menegaskan bahwa antara tenaga kesehatan dan masyarakat sebenarnya saling membutuhkan.

 

"Kami ini makhluk sosial yang satu sama lain membutuhkan. Dokter, tenaga kesehatan kalau enggak kerja sama masyarakat, siapa yang mau dilayani. Sama kan," kata Daeng.

"Mari kita saling menghargai dan menghormati, supaya pelayanan ke masyarakat baik, dan kawan-kawan yang memberi pelayanan baik. Hanya itu kuncinya, kalau itu tidak dipahami selamanya benturan seperti kasus ini terjadi."