Tarif PPN Naik Jadi 12%, Ini Daftar 11 Sembako yang Akan Kena Pajak

Kamis, 10 Juni 2021 – 12:23 WIB

Sejumlah bahan pokok atau sembako dari sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan akan dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) (Foto: Istimewa)

Sejumlah bahan pokok atau sembako dari sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan akan dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Sejumlah bahan pokok atau sembako dari sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan akan dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Rencana pemerintah itu tertuang dalam Rancangan Undang-Undang tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP). 

Berdasarkan berkas rumusan RUU KUP, ada tiga opsi tarif untuk pengenaan PPn barang kebutuhan pokok ini.

1.) Diberlakukan tarif PPN umum yang diusulkan sebesar 12 persen.

2.) Dikenakan tarif rendah sesuai dengan skema multitarif yakni sebesar 5 persen, yang dilegalisasi melalui penerbitan Peraturan Pemerintah.

3.) Menggunakan tarif PPN final sebesar 1 persen.

Pemerintah menggarisbawahi, penerapan tarif PPN final menjadi alternatif untuk memudahkan pengusaha kecil dan menengah. Adapun, batasan omzet pengusaha kena pajak saat ini sebesar Rp 4,8 miliar per tahun.

Rencana pengenaan PPN terhadap bahan pokok adalah yang pertama kalinya dilakukan pemerintah. Dalam Pasal 4A ayat 2 huruf b Undang-undang Nomor 42 tahun 2009 tentang Perubahan Ketiga Atas Undang-undang Nomor 8 tahun 1983 tentang PPN Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah, pemerintah telah menetapkan 11 bahan pokok yang tidak dikenakan PPN.

Berikut daftar 11 bahan pokok yang bakal dikenakan PPN 12 persen:

  1. Daging
  2. Beras
  3. Gabah
  4. Jagung
  5. Garam
  6. Telur
  7. Susu
  8. Buah-buahan
  9. Sayur-sayuran
  10. Sagu
  11. Kedelai