Siapakah Sosok Intelijen Hitam yang Buyarkan Kesepakatan Habib Rizieq dengan Budi Gunawan?

Kamis, 10 Juni 2021 – 16:33 WIB

Ilustrasi Intilijen (Foto:Istimewa)

Ilustrasi Intilijen (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Habib Rizieq Shihab bongkar isi kesepakatan antara dirinya dengan Kepala BIN Budi Gunawan di Jeddah, Arab Saudi, Juni 2017. Namun sayang kesepakatan tersebut buyar gegara intelijen hitam.

Setelah kesepakatan itu terjalin kenyataannya Habib Rizieq dicekal untuk kembali ke Indonesia karena ulah intelijen hitam berskala besar.

"Namun sayang sejuta sayang dialog dan kesepakatan yang sudah sangat bagus dengan Menko Polhukam dan Kepala BIN serta Kapolri saat itu akhirnya semua kandas akibat operasi intelijen hitam berskala besar yang berhasil memengaruhi Pemerintah Saudi sehingga saya dicekal/diasingkan dan tidak bisa pulang ke Indonesia," ungkap Habib Rizieq di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis 10 Juni 2021.

Habib Rizieq mengatakan, pertemuan di hotel bintang lima kota Jeddah menghasilkan kesepakatan yang bagus yakni menghentikan semua kasus hukum dirinya dan kawan-kawan untuk menghindari fitnah kriminalisasi.

"Di antara isi kesepakatan tersebut adalah stop semua kasus hukum saya dkk dan sepakat mengedepankan dialog daripada pengerahan massa dan siap mendukung semua kebijakan pemerintahan Jokowi selama tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam dan konstitusi negara Indonesia," ujar Habib Rizieq.

Tak hanya bertemu Budi Gunawan, mantan Kapolri Tito Karnavian pernah dua kali menemuinya untuk berdialog di salah satu hotel bintang lima dekat Masjidil Haram Kota Makkah pada tahun 2018 dan 2019.

Dalam pertemuan itu, dia menekankan untuk tidak terlibat dalam politik praktis terkait Pilpres 2019 dengan syarat yang dimaksud antara lain stop penodaan agama, stop kebangkitan PKI, stop penjualan aset negara ke asing maupun aseng.