Sembako, Kesehatan dan Sekolah, Direncanakan Kena PPN, Kebijakannya Model Apa Ini? Kejam Banget!

Jumat, 11 Juni 2021 – 12:02 WIB

gambar ilustrasi

gambar ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Pengurus DPP Partai Demokrat, Taufiqurrahman menegaskan, rencana pemerintah mengenakan penerapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap sembako, kesehatan, dan sekolah, merupakan kebijakan yang sangat kejam.

Pasalnya, penerapan PPN tersebut karena menyasar pada kebutuhan sehari-hari dan mendasar masyarakat terutama golongan menengah ke bawah. Jika rencana penerapan pajak itu betul-betul direalisasikan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dinilai memeras rakyat.

Taufiqurrahman juga mengingatkan Sri Mulyani, sekarang ini rakyat sedang susah, jangan malah semakin diperas dengan PPN.
"Percuma saja kita berutang ribuan triliun kepada asing jika ujung-ujungnya rakyat yang diperas," katanya, Jumat, 11 Juni 2021.

Menurut Taufiqurrahman, apabila ingin meningkatkan penerimaan negara dari sektor pajak, bukan PPN atau besaran persentase pajaknya yang ditambah. Tapi pendapatan masyarakatnya yang distimulus untuk bertambah.

"Kemarin waktu mau pinjam uang dari asing alasannya untuk stimulus ekonomi, sekarang buktinya mana?" tandasnya.