Disebut Terlibat Penembakan Laskar FPI, Jawaban Santai Diaz Hendropriyono Bikin Emosi HRS

Jumat, 11 Juni 2021 – 21:02 WIB

Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi), Diaz Hendropriyono

Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi), Diaz Hendropriyono

JAKARTA, REQnews - Saat membacakan nota pembelaan atau pleidoi, Habib Rizieq Shihab (HRS) mengatakan salah satu staf khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi), Diaz Hendropriyono, terlibat dalam aksi penembakan enam laskar FPI di tol Cikampek akhir tahun 2020 lalu.

Tak terima dengan apa yang disampaikan mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) tersebut, Diaz pun membantahnya. Putra Hendro Priyono itu pun balik menuding ucapan HRS yang kini berstatus sebagai terdakwa perkara swab test di RS UMMI Bogor, Jawa Barat itu ngawur.

Ketika disinggung apakah Diaz ingin menempuh jalur hukum atas pernyataan HRS terhadap dirinya, Diaz menjawab singkat. “Nanti ya. Biasa, Rizieq ngomongnya suka ngawur,” ujar Diaz, Jumat 11 Juni 2021.

Diaz juga sempat memposting berita tudingan Habib Rizieq kepadanya di media sosial Instagram pribadinya @diazhendropriyono. Dia menyematkan Emoticon tertawa dengan berita tersebut.

Diketahui, saat bacakan pledoi, Rizieq menjelaskan jika Diaz Hendropriyono terlibat dalam aksi penembakan enam laskar FPI di tol Cikampek akhir tahun 2020 lalu.

"Salah satu Staf Presiden Bidang Intelijen Diaz Hendropriyono yang diduga kuat terlibat dalam pembantaian 6 laskar pengawal saya pada tanggal 7 Desember 2020, langsung memposting pesan singkat dalam akun Instagram dan Twitter resminya dengan bunyi 'Sampai Ketemu di 2026'," ucap HRS dalam sidang.

"Ini isyarat jelas tentang rencana mengkandangkan saya untuk waktu yang lama. Diaz sebagaimana ayahnya AM Hendropriyono masih belum puas dengan pembantaian 6 laskar pengawal saya, sehingga masih terus mengejar agar saya dihukum berat," kata dia.