Duh, Dubes Palestina Ungkap Ada LSM Minta Bagi Hasil Sumbangan

Rabu, 16 Juni 2021 – 22:35 WIB

Duta Besar Palestina Zuhair Al Shun (Foto:Istimewa)

Duta Besar Palestina Zuhair Al Shun (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews – Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al Shun mengungkap kabar tak sedap tentang ulah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berminat mengumpulkan sumbangan untuk Palestina, namun meminta bagi hasil.

Zuhair Al Shun mengungkapkan bahwa dirinya tersinggung dengan berbagai upaya penggalangan dana untuk Palestina yang tidak pada tempatnya.

Penggalangan dana oleh sebagian organisasi yang mengatasnamakan Palestina selama ini pun tidak berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Palestina di Indonesia.

Melansir dari kilat.com, Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al Shun menyampaikan adanya oknum-oknum di Indonesia yang memanfaatkan isu Palestina untuk menggalang dana.

“Saya merasa kaget dan tidak habis pikir, sebagai institusi perwakilan diplomatik, saya didatangi oleh oknum-oknum yang menawarkan penggalangan dana untuk Palestina, dan mereka minta bagi hasil, tentu saya menolak,” kata Zuhair Al Shun.

Pernyataan mengenai beberapa aktivitas penggalangan dana yang dilakukan oleh masyarakat di jalan-jalan, dan berbagai baliho yang terpasang di jalanan Jakarta dan berbagai kota di Indonesia, tidak terkait dan tidak berkoordinasi dengan Kedubes Palestina di Indonesia.

“Saya menolak bukan untuk meminta seluruh dana diserahkan ke Kedubes Palestina, namun saya menolak praktik korupsi dan pemanfaatan isu Palestina oleh LSM (lembaga swadaya masyarakat) atau ormas yang tidak bertanggung jawab,” kata Al Shun.

Di Indonesia, konflik di Timur Tengah terkait isu Israel Palestina dijadikan momentum untuk mengumpulkan dana bagi Palestina. Memang sebagian masyarakat tergerak untuk membantu Palestina dengan menyalurkan donasi.

“Penggalangan dana oleh organisasi dan LSM di Indonesia mereka kelola sendiri, lalu mereka menyalurkan lewat jaringan mereka di antaranya melalui beberapa orang Indonesia yang berada di Jalur Gaza, atau tempat lain di Timur Tengah seperti Syria,” kata Al Shun.

Di tengah keprihatinan rakyat Palestina, penggalangan dana untuk Palestina perlu transparansi agar tidak merugikan Palestina di Indonesia.