Israel Berulah Lagi, Gusur Rumah dan Tembak Warga Palestina Asal-asalan

Sabtu, 19 Juni 2021 – 14:04 WIB

Ilustrasi (foto: istimewa)

Ilustrasi (foto: istimewa)

JAKARTA, REQnews - Pemuda Palestina bernama Ahmad Beni Shamsa tewas akibat tembakan peluru tajam dari tentara Israel yang menghujam kepalanya pada Kamis 17 Juni 2021 lalu.

Shamsa sempat dirawat di Rumah Sakit Bedah Rafidia di Kota Nablus, namun nyawanya tak tertolong.

Peristiwa ini terjadi saat Shamsa yang masih berusia 16 tahun itu ikut dalam unjuk rasa bersama penduduk Kota Beita di Nablus yang tanahnya digusur.

Pemerintah Zionis Israel secara ilegal mendirikan pos pemukiman di tanah milik mereka di Jabal Sabih. Warga Palestina pun protes dengan pembangunan ala penjajah tersebut.

Mereka punya dasar yang kuat, berdasarkan hukum internasional yang mengakui bahwa wilayah Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai milik Palestina, sehingga semua pembangunan Israel adalah ilegal.

Karena unjuk rasa mulai tak terkendali, tentara Israel kemudian berusaha membubarkan kerumunan massa dengan menembakkan peluru tajam.

Nahas, salah satu peluru menghujam tepat di kepala Shamsa. Ia sekarat, berlumuran darah di tengah kerumunan, sementara tentara yang menembaknya belum diketahui identitasnya.

 

Tak hanya di Nablus, pada Jumat 18 Juni 2021 kemarin, tentara Israel juga mengawal penggusuran paksa pemukiman Palestina di desa Jawaya, dekat Hebron.