Penembak Laskar FPI Gak Ditahan, Ini Pembelaan Kombes Ahmad

Senin, 21 Juni 2021 – 11:05 WIB

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan (Foto: Istimewa)

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Dua tersangka penembak laskar pengawal Rizieq Shihab tidak ditahan, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan beri penjelasan. 

Menurut Ahmad, karena kedua anggota Polda Metro Jaya itu kooperatif selama proses penyidikan.

Ahmad menjelaskan, penahanan terhadap tersangka juga bagian dari penilaian penyidik. Menurutnya, penyidik berhak menentukan apakah seorang tersangka layak ditahan atau tidak.

"Jadi, penahanan itu tidak wajib. Kapan penyidik melakukan penahanan ketika ada kekhawatiran terhadap itu," ujar Ahmad kepada wartawan, Minggu 20 Juni 2021.

Kata dia tak hanya itu, kedua tersangka juga diyakini tidak akan menghilangkan barang bukti, bahkan melarikan diri sampai tahapan persidangan.

 

"Pertimbangan tidak ditahan itu karena tersangka tidak dikhawatirkan melarikan diri, tersangka tidak menghilangkan barang bukti," ucap Ahmad.

"Tersangka juga tidak mengulangi perbuatannya lagi. Atas pertimbangan-pertimbangan itu maka tidak dilakukan penahanan." ujarnya.

 

Di sisi lain, kata Ahmad , berkas perkara kedua tersangka kini telah kembali dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) setelah melakukan serangkaian perbaikan.

Hingga saat ini, berkas itu masih ditelaah oleh tim JPU Kejaksaan Agung RI. Butuh waktu maksimal dua pekan untuk berlanjut ke tahap dua.

"Berkas masih di kejaksaan belum P21. Jadi untuk tahap 2 itu aturannya setelah JPU menyatakan berkas tersebut lengkap atau P21," katanya.

"Maka dalam waktu maksimal 14 hari maka tahap 2 akan disampaikan." ucapnya.

Untuk diketahui, dalam kasus ini terdapat tiga anggota Polri yang ditetapkan menjadi tersangka. Mereka masing-masing berinisial EPZ, FR dan MYO.

Dari ketiga tersangka, seorang di antaranya berinisial EPZ tak dilanjutkan penyidikannya karena telah meninggal dunia.