Komnas HAM Diminta Turun Tangan Usut Penembakan Wartawan di Sumut

Senin, 21 Juni 2021 – 13:34 WIB

Ilustrasi Penembakan (Foto:Istimewa)

Ilustrasi Penembakan (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani meminta agar Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) turun tangan untuk membentuk tim pencari fakta atas kasus penembakan jurnalis Mara Salem Harahap di Sumatera Utara.

"Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) perlu turun tangan untuk membentuk tim pencari fakta," kata Muzani dalam keterangannya di Jakarta, Minggu 20 Juni 2021.

Muzani mengatakan penyelidikan kasus ini harus dilakukan serius dan tuntas, apapun latar belakang kejadiannya.

Hal itu dikatakan Muzani ketika menerima Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus dan tim di Tangerang, Banten, Minggu 20 Juni 2021.

Firdaus didampingi Sekretaris Jenderal SMSI Mohammad Nasir dan anggota Dewan Penasihat SMSI Pusat Ervik Ary Susanto.

Muzani mengatakan, peristiwa penembakan tersebut bukan hanya pembunuhan terhadap Mara Salem Harahap alias Marsal, tetapi melukai banyak hal, terutama kalangan pers, dan demokrasi.

"Pembunuhan ini juga merupakan ancaman terhadap negara," ujar dia.

Muzani sepakat dengan sikap SMSI bahwa kepolisian harus segera menyelesaikan secara tuntas penanganan kasus penembakan Marsal karena tidak ada alasan lagi kasus penembakan orang tidak diusut.

Ketua Umum SMSI Firdaus mengatakan dirinya bertemu Ahmad Muzani untuk memohon secara politik, mendesak pemerintah dalam hal ini kepolisian agar menuntaskan penyelidikan dan penyidikan kasus penembakan terhadap Mara Salem Harahap.

Menurut dia, penembakan yang menewaskan Marsal ini bukan semata-mata kejahatan biasa, tetapi perbuatan keji yang berdampak luas terhadap perkembangan demokrasi.

Diberitakan sebelumnya, seorang wartawan salah satu media online di Kota Pematangsiantar, Sumatra Utara (Sumut) ditemukan tewas dengan luka tembak di dalam mobil. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu 19 Juni 2021 dini hari.