Ngeri! IDI Sebut Indonesia Darurat Covid-19

Selasa, 22 Juni 2021 – 18:32 WIB

Covid-19 menyerang dunia (Foto:Istimewa)

Covid-19 menyerang dunia (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Ketua Dewan Pertimbangan Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof Zubairi Djoerban mengatakan Indonesia berada dalam kondisi darurat Covid-19.

Kondisi darurat Covid-19 ini dilihat dari positivity rate Covid-19 Indonesia mencapai 35 persen.

Standar aman World Health Organization (WHO), positivity rate Covid-19 sebuah negara atau daerah yang terpapar Covid-19 maksimal 5 persen.

"Indonesia rata-rata tadinya sekitar 20 persen sekarang sudah 35 persen lebih. Jadi risiko penularan sekarang adalah amat tinggi, bisa dikatakan kita darurat," katanya, Selasa 22 Juni 2021.

Menurut Prof Zubairi, Indonesia seharusnya melakukan lockdown untuk menekan laju penularan Covid-19.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang diterapkan pemerintah saat ini tak cukup untuk memperlambat penularan Covid-19.

Dia mengakui, PPKM Mikro sempat efektif menekan laju penularan Covid-19 pada Januari 2021. Saat itu, penambahan kasus positif Covid-19 harian hanya 4.000.

Namun, dengan masuknya varian Delta dengan berbagai hal yang lain, Lebaran, mudik, kemudian dengan kendaraan-kendaraan umum yang ternyata KRL masih penuh, pekerja migran yang pulang positif dan beberapa juga tenaga kerja asing positif maka PPKM Mikro tidaklah cukup.

Sejalan dengan tingginya mobilitas dan varian baru Covid-19, klaster keluarga juga meningkat.

Tingginya penularan Covid-19 membuat rumah sakit rujukan Covid-19 di Indonesia nyaris penuh. Bahkan, beberapa pasien Covid-19 sudah kesulitan mencari satu tempat tidur kosong di rumah sakit rujukan Covid-19.

"Jadi kondisi sekarang kondisi yang tidak biasa," tuturnya.

Karena kondisi tidak biasa maka memerlukan tindakan tidak biasa, apalagi positivity rate yang menunjukkan kemungkinan penularan tinggi.