DPR soal Vonis Penjara Habib Rizieq: Jangan Main-main dengan Aturan!

Sabtu, 26 Juni 2021 – 07:31 WIB

Habib Rizieq Shihab divonis 4 tahun 8 bulan penjara dalam kasus pemalsuan hasil swab test di RS Ummi, Bogor

Habib Rizieq Shihab divonis 4 tahun 8 bulan penjara dalam kasus pemalsuan hasil swab test di RS Ummi, Bogor

JAKARTA, REQnews - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengatakan, bahwa semua pihak harus memetik pelajaran berharga dari vonis yang dijatuhkan hakim kepada terpidana kasus pemalsuan hasil swab test RS Ummi Bogor, Habib Rizieq Shihab.

Menurut Sahroni, vonis 4 tahun 8 bulan Rizieq ini mengingatkan semua pihak agar tidak coba-coba bermain dengan aturan, apalagi di tengah masa pandemi Covid-19 yang melanda Tanah Air.

"Putusan ini juga jadi peringatan buat kita, agar jangan main-main dengan aturan terkait pendeteksian corona di Indonesia," kata Sahroni dalam keterangannya, Jumat 25 Juni 2021.

Ia juga menegaskan, bahwa vonis tersebut sudah melalui sidang yang panjang dan terbuka secara umum, sehingga dipastikan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Terkait kontroversi pro dan kontra atas vonis tersebut, bagi Sahroni hal itu biasa. Ia menyarankan, pihak yang tak puas dengan putusan hakim bisa melakukan upaya hukum berupa banding, bukan dengan tindakan anarkis lewat demonstrasi di jalan.

"Dalam setiap keputusan hukum pasti ada pro dan kontra, itu hal yang wajar, apalagi bagi simpatisannya. Selain itu yang bersangkutan juga sudah bilang mau banding. Ya silakan saja," ujarnya.

"Siapapun berhak ajukan banding jika memang merasa tidak puas dengan vonis yang telah diberikan," kata Sahroni menambahkan.