Fakta Baru Jasad Bersimbah Darah yang Viral! Dijemput Avanza Putih, Didor Lalu Dilempar ke Jalan

Senin, 28 Juni 2021 – 15:02 WIB

Sejumlah fakta baru terkait temuan jasad bersimbah darah di jalan menuju Bandara Kualanamu berhasil diungkap polisi. (Foto: Istimewa)

Sejumlah fakta baru terkait temuan jasad bersimbah darah di jalan menuju Bandara Kualanamu berhasil diungkap polisi. (Foto: Istimewa)

MEDAN, REQnews - Baru-baru ini jagat maya digemparkan oleh viralnya foto jasad pria bersimbah darah tergeletak di jalan. Diketahui lokasi penemuan mayat tersebut berada di jalan menuju Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara.

Kasus penemuan mayat yang viral ini telah ditangani kepolisian. Polisi pun telah berhasil mengungkap sejumlah fakta terkait jasad bersimbah darah itu.

Kejadian berawal, saat sekuriti proyek Sport Center menemukan jasad seorang laki-laki diduga korban pembunuhan tergeletak melintang di jalan.

Saat ditemukan, dahi korban dalam kondisi bolong tembus hingga kepala belakang akibat hantaman peluru.

"Sekitar jam 13.00 WIB siang, sekuriti proyek Sport Center yang menemukan," kata warga sekitar yang berkerumun di lokasi kejadian, dikutip Senin, 28 Juni 2021.

Sejumlah saksi di lokasi kejadian menyebut, korban dilempar dari mobil Toyota Avanza putih ke tengah jalan. Kondisinya mengenaskan, di dahinya ada lubang tembus ke bagian kepala belakang.

"Kupikir luka biasa, rupanya bolong dari kepala depan tembus ke belakang. Waktu ditemukan pertama kali posisi mayat melintang di tengah jalan," katanya.

"Sekuriti proyek yang menemukan. Terus ramai. Warga sekitar berdatangan dan ada polisi juga," tambah warga lainnya di lokasi.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Muhammad Firdaus mengungkapkan bahwa sebelum ditemukan tewas, korban lebih dulu dijemput dari rumahnya.

"Kami dari Polresta Deli Serdang bersama Polsek Batang Kuis telah melakukan olah TKP," jelasnya.

"Tapi kami belum bisa memberikan keterangan lebih jauh, kita masih mengarahkan agar keluarganya buat laporan ke Polsek Batang Kuis," ujar Kompol Firdaus lagi.

Lebih lanjut Kasat Reskrim menjelaskan, dari keterangan awal yang didapat pihaknya, korban dijemput dari rumahnya. Anaknya merasa curiga lantas mengikutinya dengan mengendarai sepeda motor.

Karena mobil yang membawa ayahnya melaju sangat kencang, anak korban tak bisa lagi mengikuti. Kemudian, sang anak menemukan ayahnya di jalan tetapi korban sudah dalam keadaan tewas ditutupi koran dan plastik.

"Sabar dulu ya, kita masih melakukan penyelidikan. Korban masih mau kita otopsi di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Medan. Anaknya (William Jai), karena dia saksi mata, kita bawa untuk buat laporan dan kita mintai keterangan. Dia (William Jai), mengikuti saat ayahnya dibawa dengan mobil," kata Firdaus.

Soal motif pembunuhan, Firdaus pun belum bisa memberi penjelasan. "Sabar dulu ya, masih penyelidikan," katanya.