Jangan Salahkan Rakyat yang Mudik, IDI Sebut Melonjaknya Kasus Covid-19 Kelalaian Pemerintah

Senin, 28 Juni 2021 – 17:03 WIB

Dokumen istimewa

Dokumen istimewa

JAKARTA, REQnews - Melonjaknya kasus Covid-19 di tanah air dituding karena aktivitas mudik Idul Fitri 1442 H. Seperti yang pernah disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Kemenko Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan, dan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono.

Namun, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tak sependapat dengan hal tersebut. IDI menegaskan, lonjakan kasus Covid-19 saat ini disebabkan karena masuknya varian delta yang berasal dari India. Hal ini sekaligus menepis isu yang ditiupkan pemerintah yang cenderung melemparkan kesalahan pada mudik Lebaran beberapa waktu lalu.

Ditambahkannya, penyebaran varian Delta asal India ini lebih disebabkan oleh kurang ketatnya upaya pemerintah menutup pintu masuk ke Indonesia. Lengahnya pemerintah yang membuka pintu masuk dari luar negeri menjadi penyebab lonjakan penularan Covid-19 kali ini.

“Bukan karena mudik Lebaran, sebab masa inkubasinya sudah lewat. Ini karena masuknya virus dari luar negeri ke Indonesia yang lebih infeksius, yang varian delta itu lho, dari India,” kata Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (Waketum IDI), Slamet Budiarto, beberapa waktu lalu.

Apalagi, sambungnya, varian Delta dari India memiliki daya tular 10 kali lebih ganas. “Ini karena ada orang India yang masuk dan kedatangan WNI dari India pulang tanpa diketahui,” ujarnya.

Dirinya juga mengingatkan kejadian masuknya warga India dengan mencarter pesawat ke Indonesia. Padahal saat itu pandemi Covid-19 sedang melonjak di sana yang menjadi permulaan menyebarnya varian delta.

“Itu sempat ada satu pesawat orang India tidak terdeteksi saat itu sempat ramai kan, sempat viral, artinya penjagaan keluar masuk Indonesia dari luar negeri kurang ketat,” tegasnya.

Sebelumnya dalam keterangan tertulisnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan, lonjakan kasus Covid-19 di lantaran masyarakat yang melakukan mudik Lebaran.

Muhadjir menyebut sikap masyarakat yang masih bandel itu menyebabkan munculnya klaster penularan mulai dari keluarga hingga pernikahan.

Pernyataan serupa disampaikan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 25 Juni 2021. Menurutnya, lonjakan kasus Covid-19 akibat mobilitas penduduk saat Lebaran 2021. Saat itu Dante memprediksi peningkatan kasus Covid-19 akan terjadi pada pertengahan Juni 2021.