IFBC Banner

Hati-hati, Akun Medsos Provokator Soal Konspirasi Covid-19 Bakal Disikat Polisi

Selasa, 06 Juli 2021 – 18:33 WIB

gambar ilustrasi

gambar ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Tindakan tegas akan dilakukan polisi terhadap akun media sosial yang dianggap melakukan provokasi selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

IFBC Banner


Hal itu diungkapkan Direskrimum Polda Bali Kombespol Djuhandhani Rahardjo Puro. Bukan hanya provokasi, akun media sosial yang mendengungkan konspirasi Covid-19 jika niatannya menghambat kebijakan pemerintah juga akan ditindak.

"Adagium keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi atau Salus Populi Suprema Lex Esto, seharusnya menjadi pedoman utama atau bahkan menjadi prinsip dasar bagi semua komponen bangsa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari," kata Rahardjo, Selasa, 6 Juli 2021.

Dia menambahkan, bahwa harus disadari saat ini adalah PPKM Darurat di Jawa dan Bali yang sangat menghawatirkan. "Oleh karena itu, yang dilakukan hanya satu menjaga keselamatan memberikan perlindungan kepada masyarakat. Apapun terus terang akan saya tabrak kalau melanggar hal ini," sebutnya.

Ditegaskan Rahardjo, upaya lain dari satgas hukum adalah melakukan upaya penyelidikan dan melaksanan upaya take down terhadap semua yang memperprovokasi melalui media sosial. "Dan kami sampaikan, kami tidak akan segan akan melaksanakan penegakan hukum manakala ada orang ataupun kelompok masyarakat atau perwakilan yang memprovokasi kegiatan PPKKM darurat ini," ujarnya.

Menurut Rahardjo, pihaknya sudah mengawasi puluhan akun medsos dan meminta untuk tidak melakukan provokasi selama PPKM darurat dan percaya kepada pemerintah.

"Yang diawasi sudah puluhan, tiap hari ada berkembang. Kami mohon kepada seluruh masyarakat tidak memprovokasi dan percaya kepada pemerintah. karena pemerintah mengambil jalan darurat kesehatan dan tujuann kami dari pemerintah adalah untuk menjaga keselamatan masyarakat tidak ada tujuan lain," ujarnya.

"Bukan hanya pemanggilan (pemilik akun medsos yang melakukan provokasi). kami akan tindak secara aturan hukum. Dan ini sudah ditekakan oleh Mabes Polri dan lain sebagainya. Kita akan menindak secara tegas sesuai aturan hukum. Kalau ada pidana pasti kita akan tindak," ujar Kombes Rahardjo.